PENGARUH PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN RHIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI VARIETAS PM999 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN RHIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TANAMAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI CABAI VARIETAS PM999


Pengarang

TASLIM - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1105101050092

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengaruh Perlakuan Benih Menggunakan Rizobakteri Pemacu Pertumbuhan Tanaman terhadap Pertumbuhan dan Produksi
Cabai Varietas PM999

Oleh
Taslim
1105101050092


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan benih menggunakan rhizobakteri pemacu tanaman terhadap pertumbuhan bibit dan pertumbuhan tanaman serta produksi cabai varietas PM999 di lapangan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Program Studi Agroteknologi dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Pada penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri atas sembilan taraf perlakuan benih menggunakan rhizhobakteri yaitu: Azotobacter sp. (R1), Bacillus megaterium (R2), Psedomonas dinuta (R3), Bacillus alvei (R4), Flavobacterium sp (R5), Bacillus coagulans (R6), Bacillus firmus (R7), Bacillus polymixa (R8) dan kontrol (R0) dengan tiga ulangan, sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, kecepatan tumbuh relatif, T50, tinggi bibit, diameter pangkal batang bibit, tinggi tanaman, diameter pangkal batang, jumlah cabang, jumlah bunga, jumlah cabang produktif, jumlah buah total, jumlah buah konsumsi dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan Berdasarkan parameter tinggi bibit umur 6 MSPT, perlakuan benih cabai dengan menggunakan isolat rhizobakteri mampu memacu pertumbuhan tinggi bibit yang relatif lebih baik. Dari delapan isolat yang diuji, terdapat dua rhizobakteri yang efektif dalam peningkatan tinggi bibit yaitu Flavobacterium sp. dan Bacillus polymixa.

Kata Kunci :Cabai merah, Jenis rhizobakteri, Viabilitas dan Vigor

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK