CULTURE SHOCK MAHASISWA PENDATANG TENTANG PENERAPAN SYARI’AT ISLAM DI KOTA BANDA ACEH (STUDI TERHADAP MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA ASAL SUMATERA UTARA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

CULTURE SHOCK MAHASISWA PENDATANG TENTANG PENERAPAN SYARI’AT ISLAM DI KOTA BANDA ACEH (STUDI TERHADAP MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA ASAL SUMATERA UTARA)


Pengarang

Nebri R A Sarira - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1110102010108

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini berjudul “Culture Shock Mahasiswa Pendatang Tentang Penerapan
Syari’at Islam di Kota Banda Aceh (Studi Terhadap Mahasiswa Universitas Syiah
Kuala Asal Sumatera Utara)”. Culture shock tentang penerapan Syari’at Islam
merupakan kondisi dimana seseorang mengalami keterkejutan karena memasuki
budaya asing yang memiliki latar belakang budaya sehingga menimbulkan
stres/depresi dalam rangka penyesuaian dilingkungan yang memiliki kultural yang
berbeda. Tujuannya untuk mengetahui culture shok yang dialami oleh mahasiswa
asal Sumatera Utara tentang penerapan Syari’at Islam di kota Banda Aceh dan
untuk mengetahui upaya adaptasi yang dilakukan mahasiswa asal Sumatera Utara
tentang penerapan Syari’at Islam di kota Banda Aceh. Teori yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu teori Pengelolaan Kecemasan/Kepastian
(Anxiety/Uncertainty Management Theory). Metode yang digunakan adalah
metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan
dengan wawancara mendalam (indepth interview) dan observasi. Informan
ditentukan melalui sejumlah kriteria dengan jumlah informan 7 orang beragama
muslim dan 3 informan beragama non muslim. Dari penelitian ini diperoleh hasil
bahwa culture shock yang dialami oleh mahasiswa Asal Sumatera Utara yang
disebabkan adanya penerapan Syari’at Islam yang di atur di dalam Qanun No 11
tahun 2002 tentang pelaksanaan Syari’at Islam bidang Aqidah, Ibadah dan Syiar
islam, Qanun No 12, 13, 14 tahun 2003 mengenai minuman khamar, maisir dan
khalwat. Reaksi yang disebabkan oleh culture shock berupa perasaan cemas,
perasaan terisolasi, perasaan canggung dan perasaan rindu kampung halaman.
Dinamika munculnya culture shock yang dialami meliputi fase kegembiraan, fase
kultural, fase kesembuhan dan fase penyesuaian. Untuk mengatasi culture shock
yang terjadi dikarenakan adanya penerapan Syari’at Islam, mahasiswa asal
Sumatera Utara mengahadapi 4 tahapan adaptasi berupa tahapan phylogenetic
(berdasarkan seleksi alam), phenotype (modifikasi fisik), proses belajar dan
modifikasi kultur. Upaya adaptasi yang dilakukan oleh mahasiswa asal Sumatera
Utara yaitu mengikuti kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat, menghormati
budaya setempat, lebih memilih untuk berteman dengan teman-teman sesama asal
Sumatera Utara dan melakukan interaksi sosial dengan masyarakat serta
lingkungan setempat.
Kata kunci: Culture Shock, Syari’at Islam, Antarbudaya

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK