PEMODELAN PERTUMBUHAN PIT PADA BAJA AISI 304 MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD (FEM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PEMODELAN PERTUMBUHAN PIT PADA BAJA AISI 304 MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD (FEM)


Pengarang

Haris - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1104102010058

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

621.8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Korosi sumuran merupakan salah satu penyebab kekuatan fatik suatu logam menurun. Penelitian sebelumnya menunjukkan hasil bahwa kegagalan fatik baja AISI 304 pada tegangan siklik rendah di dominasi oleh pertumbuhan pit hingga 90%. Penelitian ini difokuskan pada kajian distribusi tegangan di beberapa jenis bentuk pit dan pengembangan model pertumbuhan pit menggunakan metode elemen hingga. Bentuk dan geometri spesimen merujuk pada standar ASTM E-466 dan disimulasikan pada software ANSYS Rel 14.0. Jenis pit yang dikaji distribusi tegangannya ialah jenis wide shallow, vertical attack, elliptical, narrow-deep, undercutting, horizontal attack, dan subsurface. Sedangkan untuk pemodelan pertumbuhan pit menggunakan jenis wide shallow pit. Geometri pit merujuk pada penelitian sebelumnya. Hasil simulasi pada kajian distribusi tegangan pada jenis – jenis pit menunjukkan bahwa pit dengan jenis wide shallow merupakan jenis pit dengan perubahan tegangan (Von mises stress, max shear stress, max principal stress) terendah jika dibandingkan dengan spesimen yang tidak memiliki pit. Sedangkan jenis pit yang mengalami kenaikan tegangan tertinggi terjadi pada pit dengan jenis subsurface. Hasil pemodelan pertumbuhan pit menunjukkan bahwa semakin besar dimensi pit maka pertumbuhan pit selanjutnya lebih besar. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa bentuk pit mempengaruhi distribusi tegangan dan pertumbuhan pit selanjutnya pada spesimen.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK