<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22654">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN ONSET PENGELUARAN ASI PERTAMA PADA WANITA DENGAN ANTENATAL BREAST CARE YANG MELAHIRKAN NORMAL DAN SEKSIO SESAREA DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fitri Akmalia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemberian ASI memiliki banyak manfaat. Pemberian ASI sepatutnya dimulai segera setelah melahirkan. Untuk mempertahankan pengeluaran ASI pasca melahirkan dapat dibantu dengan perawatan payudara selama kehamilan. Beberapa faktor risiko dapat mengakibatkan keterlambatan onset pengeluaran ASI. Salah satu faktor tersebut adalah seksio sesarea. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan onset pengeluaran ASI pada wanita dengan antenatal breast care yang melahirkan normal dan seksio sesarea. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan potong lintang. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara di ruang bersalin RSUDZA. Analisa data menggunakan chi-square. Berdasarkan hasil penelitian onset pengeluaran ASI pertama yang terjadi &lt; 72 jam pasca melahirkan normal terjadi pada 21 wanita (87,5%) dan 12 wanita (50%) pada seksio sesarea. Onset pengeluaran ASI pertama yang terjadi ?72 jam pasca melahirkan normal 3 wanita (12,5%) dan yang melahirkan seksio sesarea 12 wanita (50%). Hasil uji statistik diperoleh perbedaan yang bermakna antara onset pengeluaran ASI pertama dengan jenis persalinan.  Terdapat perbandingan yang bermakna terhadap onset pengeluaran ASI pertama pada wanita dengan antenatal breast care yang melahirkan normal dan seksio sesarea . Wanita seksio sesarea memiliki risiko empat kali terhadap onset pengeluaran ASI ?72 jam meskipun terdapat perawatan payudara selama kehamilan. Oleh karena itu diperlukan dukungan untuk proses menyusui pasca melahirkan pada seksio sesarea&#13;
&#13;
Kata kunci: ASI, antenatal brast care, melahirkan normal, seksio sesarea&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22654</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-25 18:10:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-27 11:19:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>