Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
MEMORI KOLEKTIF MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH TERHADAP PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN
Pengarang
SITI FARDILLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1110103010025
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
SITI FARDILLAH,
2016
MEMORI KOLEKTIF MASYARAKAT KOTA
BANDA ACEH TERHADAP PARTAI
DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas
Syiah Kuala
(Prof. Dr. Adwani, SH., M.Hum dan Maimun, MA)
Perolehan suara oleh PDIPerjuangan mengalami penurunan yang sangat
signifikan. Pada pemilu legislatif tahun 2014 di Kota Banda Aceh, PDI
Perjuangan memperoleh suara terendah, yaitu sebanyak 1.152 dari jumlah total
92.977, sehingga PDI Perjuangan tidak mendapatkan kursi di DPR Kota Banda
Aceh. Hal tersebut erat kaitannya dengan kebijakan yang tidak tepat pada masa
pemerintahan Megawati Soekarno Putri dalam menerapkan darurat militer di
Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui memori kolektif pada masyarakat
Kota Banda Aceh terhadap PDI Perjuangan dan pengaruh memori kolektif
terhadap perolehan suara PDI Perjuangan pada pemilu legislatif tahun 2014 di
Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendakatan kuantitatif dan
kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan penelitian
lapangan dan kajian pustaka. Penelitian lapangan dilakukan dengan
mewawancarai informan yang bersangkutan dan membagikan kuesioner kepada
responden, sedangkan kajian pustaka dilakukan dengan menggunakan dokumen
seperti buku–buku, jurnal, dan karya ilmiah lainnya. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa adanya memori kolektif yang tidak baik pada masyarakat
Kota Banda Aceh terhadap PDI Perjuangan akibat penerapan darurat militer di
Aceh pada masa pemerintahan Megawati Soekarno Putri sebagai Presiden di
tahun 2003. Memori kolektif yang tidak baik pada masyarakat Kota Banda Aceh
telah mempengaruhi masyarakat Kota Banda Aceh dalam memilih PDI
Perjuangan, sehingga PDI Perjuangan mengalami perolehan terendah pada pemilu
legislatif tahun 2014 di Kota Banda Aceh dan tidak mendapatkan kursi di DPR
Kota Banda Aceh. Kepada PDI Perjuangan diharapkan untuk melakukan
sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat agar dapat memperbaiki citra dan
nama baik partai guna memperoleh hasil suara yang lebih baik untuk kedepannya.
Kata Kunci : Memori Kolektif, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
Tidak Tersedia Deskripsi
KEKALAHAN PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DI KOTA BANDA ACEH (WAHYU RINALDI, 2015)
FENOMENA KEGAGALAN KADERNISASI PARTAI POLITIK DI DPD PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDIP) DPR-RI DAERAH PEMILIHAN ACEH 1 PADA PEMILU 2024 (INDRA ANANDA, 2024)
PERAN PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN POLITIK BAGI MASYARAKAT DI KOTA BANDA ACEH (eri saputra, 2014)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PARTAI AMANAT NASIONAL PASCA EKSISTENSI PARTAI LOKAL ACEH ( SUATU PENELITIAN DI KOTAMADYA BANDA ACEH ) (Muhammad Prawoto, 2016)
KONSTRUKSI IDENTITAS PASCA PERJANJIAN DAMAI MOU HELSINKI DI KECAMATAN TAPAKTUAN (STUDI KASUS MOBILISASI MASSA PADA PILKADA KABUPATEN ACEH SELATAN TAHUN 2024) (ROHIDH ALBAAR FARID, 2025)