MODAL SOSIAL PADA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN (SUATU STUDI PADA PEREMPUAN PENGRAJIN KELOMPOK TUNGKOP INDAH DI GAMPONG RAWA TUNGKOP, KECAMATAN INDRAJAYA, KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MODAL SOSIAL PADA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN (SUATU STUDI PADA PEREMPUAN PENGRAJIN KELOMPOK TUNGKOP INDAH DI GAMPONG RAWA TUNGKOP, KECAMATAN INDRAJAYA, KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Muhammad Syawal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1210101010028

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian ini berjudul Modal Sosial pada Pemberdayaan Perempuan (Suatu Studi pada Perempuan Pengrajin Kelompok Tungkop Indah di Gampong Rawa Tungkop, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan modal sosial yang ada pada kelompok Tungkop Indah, keterkaitan modal sosial dengan pemberdayaan pada perempuan pengrajin, dan kontribusi kerajinan terhadap penghasilan pengrajin. Untuk mengkaji permasalahan tersebut peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan instrument pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori modal sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial pada kelompok Tungkop Indah terdiri dari norma sosial yang berupa adanya aturan sesama pengrajin dan kesepakatan dalam menentukan harga yang sama dengan semua pengrajin, adanya sikap saling percaya atau jujur terhadap yang lainnya, adanya jaringan sosial seperti jaringan yang diwujudkan dalam sikap kerjasama dan saling berbagi ilmu antara pengrajin lama dengan anggota baru dalam kelompok, adanya jaringan pengrajin dengan pelanggan atau distributor serta adanya jaringan dengan lembaga Dekranasda. Sedangkan keterkaitan modal sosial dengan pemberdayaan pada perempuan pengrajin kelompok Tungkop Indah terlihat dari adanya peningkatan potensi pengrajin. Peningkatan potensi pengrajin tersebut ditandai dengan sudah adanya kemampuan untuk menghasilkan kerajinan dalam bentuk yang lebih bervariasi seperti kupiah meukutop, tas, baju, dompet dan peci. Sebelumnya pengrajin kelompok Tungkop Indah hanya mampu menghasilkan kupiah meukeutop saja. Aktivitas kerajinan pada kelompok Tungkop Indah memberikan kontribusi bagi penghasilan atau ekonomi pengrajin.
Kata Kunci: Modal Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Kontribusi Kerajinan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK