Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
REPRESENTASI TAYANGAN KEKERASAN PADA FILM KILLERS (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)
Pengarang
dara phonna - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1110102010082
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini terfokus pada
“Representasi Tayangan Kekerasan pada Film Killers
(Analisis Semiotika Roland Barthes)”. Penelitian ini bertujuan untuk menge
tahui
representasi kekerasan pada film. Killers (2014) adalah film yang menghadirkan
gambaran kekerasan berdasarkan fenomena-fenomena yang sering terjadi pada
kehidupan masyarakat. Film ini merupakan film yang bergenre slasher drama action.
Film Killers menceritakan tentang seorang psikopat yang gemar membunuh dan
mengunggah video-video pembunuhannya ke dunia maya. Penelitian ini
menggunakan Teori Roland Barthes dengan konsep representasi dan kekerasan
.
Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Pengumpulan data digunakan
dengan dokumentasi berupa video dan gambar-gambar. Teknik analisis data
menggunakan signifikasi dua tahap yang dikemukakan oleh Roland Barthes yaitu
denotasi, konotasi dan mitos. Makna denotasi merupakan makna yang paling nyata.
Makna konotasi adalah makna tambahan, yang mengandung perasaan atau nilai
tertentu setelah makna awal. Makna mitos timbul dari makna konotasi. Hasi
l
penelitian menunjukkan dari 62 scene, terdapat 10 scene yang secara jelas
menampilkan kekerasan dan representasi kekerasan yang ditampilkan dalam film
Killers adalah kekerasan fisik dan kekerasan psikologis. Kekerasan fisik dalam film
ini mencakup pemukulan, penganiayaan dan pembunuhan. Kekerasan fisik
merupakan kekerasan yang terbanyak dalam film ini yaitu dalam hal pembunuhan
juru bicara seorang koruptor oleh jurnalis yang ingin mendapatkan informasi
mengenai tindak tanduk koruptor yang tidak pernah terungkap. Kekerasan psikologis
terjadi pada tokoh utama seorang jurnalis yang diancam oleh perampok akan
membunuh anaknya apabila tidak memberikan hartanya. Film ini menampilkan
seorang psikopat sebagai pelaku kekerasan karena penyakit mentalnya. Makna
denotasi pada film ini merupakan apa yang tampak dalam film dan dijadikan makna
awalnya. Makna konotasinya merupakan kata-kata yang dapat memperkuat makna
awal. Mitos pada film ini merupakan dugaan terhadap tindakan kekerasan yang
terjadi yang dilihat dari beberapa aspek, baik dari segi sosial masyarakat dan agama.
Kata Kunci
: Representasi, Kekerasan, Film, Semiotika, Roland Barthes
Tidak Tersedia Deskripsi
REPRESENTASI PESAN MORAL ISLAM DALAM FILM HIJRAH CINTA (Marhamah, 2016)
ANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI FEMINISME DALAM FILM “JOY” (Raja Taris Rifky N, 2018)
REPRESENTASI DISKRIMINASI PENYANDANG DISABILITAS INTELEKTUAL DALAM FILM MIRACLE IN CELL NO. 7 VERSI INDONESIA (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) (SYIFA NABILA, 2025)
REPRESENTASI KECANTIKAN PEREMPUAN DALAM FILM IMPERFECT: KARIER, CINTA, DAN TIMBANGAN (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) (NURUL HUDA, 2021)
REPRESENTASI NILAI-NILAI SEPARATIS DALAM FILM (ANALISIS SEMIOTIKA PADA FILM THE HUNGER GAMES MOCKINGJAY) (Zoelyanis, 2018)