<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22120">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN EFISIENSI BALOK KANTILEVER BETON PRATEGANG PENUH DAN BETON PRATEGANG PARSIAL STUDI KASUS :</title>
  <subTitle>BALOK KANTILEVER PADA RUAS JALAN TAPAKTUAN-BAKONGAN</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>BUNGA RAIHANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang memegang peranan&#13;
penting serta tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kondisi alam&#13;
Indonesia yang kompleks sering kali menimbulkan permasalahan dalam&#13;
mewujudkan jaringan sistem transportasi yang terpadu, seperti pada ruas jalan&#13;
Tapaktuan-Bakongan. Ruas jalan yang merupakan jalan nasional lintas barat&#13;
Provinsi Aceh tersebut masih memiliki lebar kurang dari 7 meter, sedangkan&#13;
volume lalu lintas yang melintas terus mengalami peningkatan. Kondisi alam&#13;
berupa tebing batu tinggi dan jurang yang dalam tidak memungkinkan jika&#13;
dilakukan pelebaran jalan dengan cara konvensional. Dengan mempertimbangkan&#13;
kelebihan struktur beton prategang, maka diusulkan alternatif konstruksi berupa&#13;
tipe struktur jalan kantilever dengan beton prategang untuk pelebaran ruas jalan&#13;
ini. Berdasarkan tingkatan prategang yang bekerja pada komponen struktur,&#13;
sistem beton prategang terbagi menjadi dua yaitu beton prategang penuh dan&#13;
beton prategang parsial. Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari setiap&#13;
metode, maka pada studi ini direncanakan kembali balok kantilever prategang&#13;
dengan sistem beton prategang penuh dan beton prategang parsial. Dasar-dasar&#13;
perncanaan balok kantilever prategang mengacu pada standar perencanaan&#13;
jembatan (RSNI-T-02-2005), direncanakan dengan sistem pratarik dan asumsi&#13;
ground anchor sebagai jepit. Pada awalnya dilakukan preliminary design.&#13;
Kemudian dilanjutkan tahap pembebanan dan perhitungan gaya dalam struktur&#13;
yang dilakukan dengan bantuan program Microsoft Excel dan SAP2000. Momen&#13;
ultimit yang digunakan untuk desain adalah -3052,71 kNm. Tahap selanjutnya&#13;
merencanakan balok kantilever dengan sistem prategang penuh dan prategang&#13;
parsial menggunakan nilai PPR (Partial Presstressing Ratio) 0,8 dan 0,6. Hasil&#13;
perencanaan menunjukkan nilai PPR 0,6 tidak bisa digunakan pada perencanaan&#13;
ini. Jumlah strand yang dibutuhkan pada perencanaan prategang penuh sebanyak&#13;
47 strand dan prategang parsial dengan PPR 0,8 membutuhkan 24 strand. Gaya&#13;
dongkrak awal prategang penuh lebih besar dari prategang parsial. Total&#13;
kehilangan gaya prategang yang terjadi pada prategang penuh sebesar 23,58% dan&#13;
prategang parsial sebesar 15,10%. Lendutan akhir pada prategang penuh lebih&#13;
kecil dibandingkan lendutan pada perencanaan prategang parsial. Hasil&#13;
perencanaan menunjukkan bahwa prategang parsial lebih efisien jika digunakan&#13;
pada perencanaan ini. Pada perencanaan selanjutnya diharapkan agar dapat&#13;
dilengkapi dengan meninjau tulangan geser dan end block.&#13;
Kata kunci : ruas jalan Tapaktuan-Bakongan, balok kantilever, beton prategang&#13;
pratarik, prategang penuh, prategang parsial.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22120</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-16 10:59:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-16 11:04:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>