GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIDUR PASIEN POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP BEDAH BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TIDUR PASIEN POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP BEDAH BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013


Pengarang

Dedek Revianti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101020059

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.849 8

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Operasi merupakan semua tindak pengobatan yang menggunakan cara invasive dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani. Pembukaan bagian tubuh umumnya dengan membuat sayatan. Setelah bagian yang ditangani ditampilkan, dilakukan tindakan perbaikan yang diakhiri dengan penutupan dan penjahitan luka. Gangguan tidur sering dikeluhkan pasien pasca operasi dirumah sakit. Nyeri pada luka operasi, kebisingan di lingkungan perawatan, pemasangan alat-alat medis dan stres terhadap kondisi yang sedang dihadapi menjadi penyebab gangguan tidur pada pasien. Padahal pasien yang sakit seringkali membutuhkan lebih banyak tidur dan istirahat daripada orang yang sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi tidur pasien post operasi di ruang rawat inap bedah Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2013. Jenis penelitian adalah deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52 pasien post operasi. Metode analisis data dengan analisa univariat. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh gambaran faktor penyakit fisik (nyeri) sebesar 59,6%, faktor lingkungan 51,9%, faktor kelelahan 55,8%, faktor makanan dan kalori 48,1%, dan faktor stress emosional 63,5%. Dari hasil penelitian diharapkan rumah sakit khususnya perawat hendaknya meningkatkan mutu pelayanan khususnya pada pasien sehingga pasien bisa tidur dengan nyaman dan mempercepat penyembuhan pasien.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK