Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENYIDIKAN KECELAKAAN “TABRAK LARI” BERDASARKAN PASAL 312 UNDANG-UNDANG NO. 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DAN PEMENUHAN HAK-HAK KORBAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRESTA BANDA ACEH)
Pengarang
DIAN SAFRINA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1103101010135
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
PENYIDIKAN PENYIDIKAN KECELAKAAN “TABRAK LARI” BERDASARKAN PASAL 312 UNDANG-UNDANG NO. 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DAN PEMENUHAN HAK-HAK KORBAN (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum Polresta Banda Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v,51) pp; tabl; bibl.
(AINAL HADI, S.H., M.Hum)
Berdasarkan Pasal 312 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan angkutan jalan yaitu, Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas dan dengan sengaja tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberi pertolongan, atau tidak melaporkan kecelakaan lalu lintas kepada kepolisian negara republik Indonesia terdekat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 231ayat (1) huruf a, huruf b, dan huruf c tanpa alasan yang patut dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun atau denda paling banyak Rp. 75.000.000, (tujuh puluh lima juta rupiah). Tindakan pengemudi tersebut sering dikenal dengan istilah tabrak lari yang merupakan suatu kejahatan. Namum Fakta dilapangan yang terjadi bahwa Pasal 312 di atas tidak bisa dilaksanakan dengan baik karena adanya hambatan dalam penyidikan yang menyebabkan kesulitan dalam menemukan pelaku yang betanggungjawab.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan proses penyidikan terhadap kecelakaan tabrak lari di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, untuk menjelaskan hambatan yang dihadapi penyidik dalam melakukan penyidikan, dan untuk mengetahui bentuk pemenuhan hak-hak korban terhadap korban kecelakaan tabrak lari.
Data yang diperoleh dalam penulisan skripsi ini berupa data penelitian kepustakaan (library research), yaitu data yang diperoleh dengan cara mempelajari undang-undang, buku-buku, makalah dan literatur-literatur yang ada kaitannya dengan judul tulisan ini dan penelitian lapangan dengan melakukan wanwancara terhadap responden dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penyidikan kecelakaan tabrak lari dilakukan oleh penyidik Laka Lantas Polresta Banda Aceh mulai dengan menindaklanjuti laporan masyrakat, mendatangi tempat kejadian perkara, mengumpulkan alat bukti, pembuatan berita acara di tempat kejadian perkara, dan penyelesaian akhir penyidikan. Proses penyidikan yang dilakukan penyidik juga mengalami beberapa hambatan diantaranya, kurangnya saksi, tidak adanya rekamam Closed Circuit Television (CCTV), dan barang bukti yang berada di tempat kejadian perkara tidak mencukupi untuk menemukan tersangkanya. Mengenai pemenuhan hak-hak korban tidak bisa didapatkan karena tidak ditemukannya pelaku yang bertanggungjawab.
Disarankan kepada pihak kepolisian untuk lebih meningkatkan kinerjanya dalam hal penyidikan terhadap kecelakaan tabrak lari.
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMENUHAN HAK KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS BERDASARKAN PASAL 240 UNDANG-UNDANG NO.22 TAHUN 2009 TENTANG LALULINTAS DANANGKUTAN JALAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Ardikna Pelani. Pa, 2014)
PENANGANAN TINDAK PIDANA TABRAK LARI DALAM KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN MENINGGAL DUNIA DI TINGKAT PENYIDIKAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR PIDIE) (DEVY ALYA PRATAMA, 2019)
TINDAK PIDANA KELALAIAN DALAM BERKENDARA YANG MENYEBABKAN HILANGNYA NYAWA ORANG LAIN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI CALANG) (MUNAWAR AULIASYAPUTRA, 2022)
PEMENUHAN HAK TERHADAP KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN LUKA BERAT DI KABUPATEN GAYO LUES (SUATU PENELITIAN DI SATLANTAS KABUPATEN GAYO LUES) (Melva Rosa, 2017)
PENANGANAN KASUS KECELAKAAN LALU LINTAS YANG MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL DUNIA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES ACEH BESAR) (Cut Siti Nurulhayah, 2024)