<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="22065">
 <titleInfo>
  <title>DESAIN LOCAL INSTRUCTION THEORY (LIT) UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI BANGUN RUANG DI SEKOLAH DASAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DESI ARIANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Desi Ariani. 2015.Desain Local InstructionTheory (LIT) untuk mengembangkan&#13;
kemampuan pemecahan masalah pada materi bangun ruang di Sekolah Dasar.&#13;
Materi Bangun Ruang memiliki penekanan khusus dalam kurikulum dan&#13;
dibelajarkan dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Namun materi bangun&#13;
ruang termasuk materi yang sulit dipahami siswa dan seringkali terjadi kesalahan&#13;
konsep pada siswa. Kesulitan tersebut diantaranya adalah menyebutkan rusuk,sisi,&#13;
dan jari-jari tabung dengan posisi tinggi horizontal dan vertikal serta&#13;
mendefinisikantabung. Kesulitan dan kesalahan konsep tersebut akan berdampak&#13;
pada kemampuan siswa untuk melakukan pemecahan masalah bangun ruang tabung.&#13;
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan Local InstructionTheory (LIT)&#13;
siswa dalam pemecahan masalah bangun ruangdi SekolahDasar. Penelitian ini&#13;
menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Design Researchdalam dua&#13;
siklus yang terdiri dari tiga tahap. Tahap pertama yaitu persiapan untuk merancang&#13;
hipotesis LIT yang disebut Hypothetical Learning Trajectory(HLT). Tahap kedua&#13;
yaitu ujicoba terhadap HLT yang diaplikasikan dalam pembelajaran. Tahap ketiga&#13;
yaitu analisis retrospektif yang bertujuan untuk melihat pengaruh HLT pada siswa.&#13;
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sigli. Penelitian ini&#13;
melibatkan siswa dari dua kelas yang berbeda yaitu kelas V-A untuk melakukan&#13;
ujicoba terhadap HLT 1, sedangkan kelas V-B untuk melakukan pelaksanaan HLT 2.&#13;
Pada siklus pertama guru yang melakukan uji coba HLT 1 dilakukan oleh peneliti&#13;
sendiri sedangkan pada pelaksanaan HLT 2 pada siklus kedua yang menjadi guru&#13;
model adalah guru wali kelas V-B. berdasarkan hasil ujicoba siklus 1 dan&#13;
dikembangkan lagi pada siklus kedua diperoleh empat aktivitas pembelajaran yang&#13;
dapat membantu siswa dalam pemecahan masalah bangun ruang. Aktivitas pertama&#13;
berupa menggambar tempat tisu berbentuk tabung dengan posisi tinggi horizontal&#13;
dan vertikal yang bertujuan untuk mengenal sifat dan karakteristik tabung. Aktivitas&#13;
kedua berupa menyusun CD dalam kemasan untuk mengenal bentuk tabung dan&#13;
menyusun tabung satuan kedalam sukatan satu liter untuk menemukan volume&#13;
tabung. Aktivitas ketiga membuat tempat pensil berbentuk tabung yang bertujuan&#13;
untuk melakukan pemecahan masalah berkaitan dengan volume tabung yang telah&#13;
ditentukan. Sedangkan Aktivitas keempat adalah membuat kemasan beras berbentuk&#13;
tabung yang bertujuan untuk menentukan volume dari tabung yang mempunyai luas&#13;
sisi lengkung sama tetapi bentuknya berbeda. Keempat aktivitas tersebut dilakukan&#13;
secara berurutan karena aktivitas pertama akan mempengaruhi aktivitas selanjutnya.&#13;
Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan Hypothetical Learning&#13;
Trajectory(HLT) yang telah dikembangkan dalam pembelajaran terbukti dapat&#13;
mengembangkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi bangun ruang&#13;
tabung.&#13;
Kata kunci: Local InstructionTheory (LIT), Hypothetical Learning&#13;
Trajectory(HLT), Kemampuan Pemecahan Masalah siswa, dan&#13;
Bangun Ruang Tabung</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>22065</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-15 11:04:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-22 09:23:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>