Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA MERAH (PUNICA GRANATUM L) TERHADAP JUMLAH SEL SERTOLI TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR YANG DINDUKSI ALOKSAN
Pengarang
Reski Sofrianda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1207101010037
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Infertilitas adalah penyakit dengan prevalensi yang cukup tinggi baik di dunia, Indonesia, maupun Aceh sendiri. Banyak pengobatan secara medikamentosa yang bermanfaat mencegah infertilitas, namun karena obat tersebut sulit dijangkau, harganya relatif mahal, dan efek sampingnya maka dikembangkan pengobatan menggunakan tanaman tradisional, salah satunya ekstrak kulit delima merah (Punica granatum. L). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian ekstrak kulit delima merah terhadap jumlah dari sel Sertoli tikus putih (Rattus Norvegicus) yang diinduksi bahan aloksan, serta dosis mana yang paling efektif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan posttest control only group design dengan subjek penelitian berupa tikus putih strain Wistar sebanyak 30 ekor. Setiap hewan coba dari masing-masing kelompok KP, K1, K2, dan K3 diinduksi terlebih dahulu menggunakan aloksan selama satu minggu, selanjutnya diukur kadar glukosa darahnya. Kemudian setiap hewan coba diberi perlakuan sesuai kelompoknya selama 30 hari. Selanjutnya pada hari ke 38 setiap hewan coba dikorbankan dengan cara pemberian anestesi inhalasi menggunakan Kloroform dengan konsentrasi 10%, diambil testisnya dan dihitung jumlah sel sertoli dalam lima tubulus. Hasil perhitungan dianalisis dengan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak delima merah dosis 150, 200, dan 250 mg/kgbb dapat meningkatkan jumlah sel sertoli yang sebelumnya turun ketika diberikan aloksan, dimana dosis 250 mg/kgbb adalah dosis terefektif. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pemberian ekstrak kulit delima merah dapat meningkatkan jumlah dari sel sertoli setelah diinduksi aloksan dan dosis 250 mg/kgbb adalah dosis terbaik.
Kata Kunci: Ekstrak kulit delima merah, sel sertoli, aloksan
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM L) TERHADAP KADAR HORMON TESTOSTERON, DAN JUMLAH SPERMATOZOA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR DIABETES (JESSICA ANGGUN SAFITRI, 2016)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA MERAH (PUNICA GRANATUM L) TERHADAP JUMLAH SEL SERTOLI TIKUS PUTIH JANTAN (RATTUS NOVERGICUS) STRAIN WISTAR YANG DINDUKSI ALOKSAN (Reski Sofrianda, 2016)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA MERAH (PUNICA GRANATUM L.) TERHADAP JUMLAH SEL LEYDIG TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR JANTAN DIABETES MELITUS (ENDAH WIDYASTUTI, 2016)
PENGARUH EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM L) TERHADAP MORFOMETRI TESTIS TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR YANG DIINDUKSI ALOKSAN (Faizin Huzanni, 2016)
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH DELIMA MERAH (PUNICA GRANATUM L) TERHADAP KUALITAS SPERMA TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR JANTAN DIABETES MELITUS YANG DIINDUKSI ALOKSAN (SORAYA ULFA, 2016)