Analisis Perbandingan Kelayakan Pembukaan Lahan Perkebunan Dengan Cara Pembakaran Dengan Pembersih (Studi Kasus Kawasan Kubu, Blang Cot Mameh, Kabupaten Aceh Barat) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

Analisis Perbandingan Kelayakan Pembukaan Lahan Perkebunan Dengan Cara Pembakaran Dengan Pembersih (Studi Kasus Kawasan Kubu, Blang Cot Mameh, Kabupaten Aceh Barat)


Pengarang

satria yusiska - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0701101020019

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.13

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Judul : Analisis Perbandingan Kelayakan Pembukaan Lahan Perkebunan Dengan Cara Pembakaran Dengan Pembersih
(Studi Kasus Kawasan Kubu, Blang Cot Mameh, Kabupaten Aceh Barat)
Nama : Satria Yusiska
NIM : 0701101020019
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/ Ekonomi Pembangunan
Pembimbing : Dr. Muhammad Nasir, S.E, M.Si, M.A


Tujuan penelitian ini adalah melihat seberapa besar modal yang dikeluarkan dan pendapatan yang diterima dari Pembukaan lahan perkebunan sawit dengan cara pembakaran dengan pembersihan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Beda Dua Rata-rata (Paired sample T-test) dan Uji Kovarian, data yang digunakan adalah data primer yaitu membandingkan modal dan pendapatan dari dua cara pembukaan lahan yang berbeda yaitu pembukaan lahan dengan cara pembersihhan atau pembakaran yang didapat dari kuisioner atau wawancara langsung kepada masyarakat. Hasil penelitian dan perhitungan menunjukkan bahwa biaya modal dan pendapatan dari pembukaan lahan dengan pembersihan dan pembakaran secara statistik berbeda dengan tingkat keyakinan 99 persen. Sedangkan untuk variabel modal dan pendapatan berpengaruh secara parsial terhadap pembukaan lahan dengan cara pembersihan atau pembakaran. Beberapa saran yang dapat diberikan antara lain adalah pemerintah harus memperhatikan pembukaan lahan gambut melalui pembersihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya alam dan perekonomian masyarakat, pemerintah daerah atau dinas lebih berperan aktif dalam dalam upaya pencegahan terjadinya pembakaran hutan dan lahan gambut untuk dijadikan lahan perkebunan, sosialisasi tentang pembukaan lahan dan ketegasan hukum yang jelas agar kelestarian dari hutan tersebut dapat terjaga dengan baik agar terciptanya lingkungan yang lestari dan berkualitas.
Kata kunci: Lahan Gambut, Pembukaan lahan, pembersihan atau pembakaran

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK