KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK BIOPLASTIK DARI PENCAMPURAN ALGA MERAH (GRACILARIA SP.) DENGAN LATEKS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KARAKTERISTIK FISIK DAN MEKANIK BIOPLASTIK DARI PENCAMPURAN ALGA MERAH (GRACILARIA SP.) DENGAN LATEKS


Pengarang

Sayed Muhammad Akbar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1004102010067

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penggunaan pati dari beberapa tumbuh-tumbuhan sebagai bahan baku utama bagi pembuatan bioplastik kini telah menjadi suatu kelaziman, inovasi bersama bioplastik pun kini telah bergeser ke perairan pesisir bahkan juga laut. Beberapa kajian telah mengkaji penggunaan rumput laut dari jenis alga merah Eucheuma Cottonii sebagai bahan baku utama untuk pembuatan bioplastik. Namun, rumput laut dari jenis alga merah Gracilaria Sp. juga dapat dijadikan bahan baku utama pembuatan bioplastik karena memiliki lipid, protein dan polisakarida. Tujuan kajian ini adalah untuk membandingkan sifat fisik dan mekanik antara bioplastik alga merah Eucheuma Cottonii dengan alga merah Gracilaria Sp. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi alga merah selanjutnya dicampur dengan lateks sukun dan rubik dengan variasi masing-masing 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Kemudian campuran tersebut dikeringkan dalam cetakan berukuran 33 cm x 28 cm. selanjutnya diukur sifat fisik (dimensi, penyusutan linear, berat, dan densitas) dan pengujian sifat konduktifitas termal dan sifat mekanik (elongasi, kuat tarik, dan ketangguhan). Nilai kuat tarik bioplastik 0% (tanpa penambahan lateks) adalah 1,225 kgf/mm2, sementara bioplastik dengan komposisi 5%, 10%, 15%, dan 20 % lateks sukun memiliki kuat tarik masing-masing 0,816 kgf/mm2, 0,462 kgf/mm2, 0,246 kgf/mm2, dan 0,079 kgf/mm2 dan bioplastik dengan komposisi 5% lateks rubik (10%, 15%, dan 20% gagal terbentuk) memiliki kuat tarik 0,567 kgf/mm2. Nilai konduktivitas termal bioplastik dengan komposisi 0% lateks adalah 0,194 W/m.oC, sedangkan nilai konduktivitas termal bioplastik untuk komposisi 5%, 10%, 15%, dan 20% lateks sukun berturut-turut 0,357 W/m.oC, 0,484 W/m.oC, 0.636 W/m.oC, dan 0,826 W/m.oC. Nilai konduktivitas termal bioplastik dengan komposisi 5% lateks rubik adalah 0.095 W/m.oC. sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan lateks sukun atau rubik dapat menurunkan kuat tarik bioplastik sedangkan nilai konduktivitas termalnya meningkat bagi bioplastik dengan penambahan lateks sukun dan menurun untuk bioplastik dengan pencampuran lateks rubik.

Kata kunci: Bioplastik, Alga Merah, Sifat Mekanik, Konduktivitas termal, sifat fisik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK