<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2193">
 <titleInfo>
  <title>Prospek pengembangan kota lhokseumawe dalam membangun kawasan ekonomi khusus (KEK)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>robby dharmawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berujuan untuk mengidentifikasi potensi Kota Lhokseumawe sehubungan dengan pengembangan kawasan ekonomi khusus, untuk mendapatkan kebijakan Kota Lhokseumawe dalam membangun kawasan ekonomi khusus. Penelilitian ini menggunakan data sekunder dari produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Lhokseumawe tahun 2007-2011. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu analisis Location Quotient (LQ), Shift Share dan Tipologi Klassen. Hasil analisis Location Quotient (dengan migas) menunjukkan sektor industri pengolahan dengan rata-rata 4,73 dan sektor perdagangan, hotel dan restoran dengan rata-rata sebesar 1,32 merupakan sektor basis di Kota  Lhokseumawe. Hasil Location Quotient (non migas) menunjukkan sektor perdagangan, hotel dan restoran dengan rata-rata 2,23, sektor pengangkutan dan komunikasi dengan rata-rata 1,23 dan sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan dengan rata-rata 1,12. Hasil analisis Shift Share (dengan migas) menunjukkan bahwa sektor yang merupakan sektor kompetitif, yaitu sektor pertambangan dan penggalian, sektor bangunan dan kontruksi, sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan. Hasil analisis Shift Share (non migas) menunjukkan sektor kompetitif yaitu sektor listrik, gas dan air bersih, sektor bangunan dan kontruksi, sektor perdagangan, hotel dan restoran serta sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan. Hasil analisis Tipologi Klassen (dengan migas) berdasarkan kedua analisis menunjukkan sektor yang maju dan tumbuh dengan pesat yaitu sektor perdagangan, hotel dan restoran. Hasil analisis Tipologi Klassen (non migas) menunjukkan sektor maju dan tumbuh pesat yaitu sektor perdagangan, hotel dan restoran dan sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan. Kota Lhokseumawe juga memiliki lokasi yang strategis dan didukung oleh infrastruktur yang tersedia. &#13;
&#13;
Kata Kunci : Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Location Quotient, Shift Share, Tipologi Klassen.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC DEVELOPMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MACROECONOMICS</topic>
 </subject>
 <classification>338.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>2193</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-10-29 15:03:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-09 10:26:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>