<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="21913">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA LUAS LESI INFARK DAN SINDROM DEPRESI PADA PASIEN PASCA STROKE ISKEMIK DI RSUDZA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Umi Hazzar Nasution</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Stroke merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan morbiditas dan&#13;
mortalitas yang tinggi. Prevalensi stroke iskemik ialah 80-85% dari kasus stroke.&#13;
Lesi infark pada stroke iskemik menyebabkan gangguan neurologis sehingga&#13;
dapat mengakibatkan ketidakmampuan fisik dan psikologis yang berpengaruh&#13;
terhadap kehidupan sehari-hari. Depresi sering ditemukan pada pasien pasca&#13;
stroke. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya hubungan luas lesi infark&#13;
dan sindrom depresi pada pasien pasca stroke iskemik di RSU dr.Zainoel Abidin&#13;
Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Sampel&#13;
penelitian ini berjumlah 34 orang. Luas lesi infark pasien pasca stroke iskemik&#13;
diidentifikasi melalui CT-Scan sedangkan sindrom depresi diukur dengan&#13;
menggunakan kuesioner Beck Depression Inventory II. Metode pengambilan&#13;
sampel dengan menggunakan teknik consecutive sampling dimana pengumpulan&#13;
data dilakukan dari 25 September 2013 hingga 31 Desember 2013 di poli saraf&#13;
RSU dr.Zainoel Abidin Banda Aceh. Hasil Penelitian didapatkan lesi lakunar&#13;
sebanyak 26 orang ( 76,5%) dan lesi teritorial 8 orang (23,5%). Empat belas&#13;
(41,2%) lesi berada di hemisfer kiri, empat belas (41,2%) lesi berada di hemisfer&#13;
kanan dan enam (17,6%) lesi berada di kedua hemisfer. Data dari sindrom depresi&#13;
didapatkan yaitu sebanyak sebelas (32,3%) pasien depresi minimal, sepuluh&#13;
(29,4%) depresi ringan, sembilan (26,5%) depresi sedang, dan empat (11,8%)&#13;
depresi berat. Analisa data dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov&#13;
diperoleh nilai p yaitu 0,569 (p &gt; 0,05). Hal ini berarti menunjukkan bahwa tidak&#13;
ada hubungan antara luas lesi infark dan sindrom depresi pada pasien pasca stroke&#13;
iskemik di RSU dr.Zainoel Abidin Banda Aceh</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>21913</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-06-08 11:31:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-06-08 12:17:49</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>