PENANGGULANGAN KEMISKINAN PADA MASYARAKAT PETANI (STUDI PADA PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT PETANI SEJAHTRA (GEMASIH) DI KECAMATAN BLANGPEGAYON KABUPATEN GAYO LUES) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENANGGULANGAN KEMISKINAN PADA MASYARAKAT PETANI (STUDI PADA PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT PETANI SEJAHTRA (GEMASIH) DI KECAMATAN BLANGPEGAYON KABUPATEN GAYO LUES)


Pengarang

ARINAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1110101010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kemiskinan merupakan fenomena sosial yang selalu ada dalam kehidupan masyarakat. Berbagai penanggulangan kemiskinan dilakukan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu keluar dari belenggu kemiskinan. Di Kabupaten Gayo Lues yang penduduknya mayoritas memiliki matapencaharian sebagai petani, salah satu penanggulangan kemiskinan dilakukan oleh Pemda melalui pengembangan sektor pertanian. Program gerakan masyarakat petani sejahtra (Gemasih) adalah program untuk memberdayakan masyarakat petani dalam memanfaatkan lahan tidur yang mereka miliki untuk ditanami jagung. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lahan tidur dan pengaruh hasil penanaman jagung pada lahan tidur untuk penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif di mana yang menjadi informan kunci sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri dari Dinas Pertanian, Gecik, Kepala Mukim, petani, informan kunci ini diperoleh menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dianalisis menggunakan konsep penangggulangan kemiskinan dalam gerakan masyarakat petani sejahtra (Gemasih) yaitu pemberdayaan masyarakat petani. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lahan tidur yaitu masyarakat yang memiliki lahan namun tidak dimanfaatkan; masyarakat tersebut bergabung ke dalam salah satu kelompok tani jagung sebagai wadah bagi petani dalam melakukan usahatani jagung pada lahan tidur; melalui kelompok tani jagung tersebut pemerintah memberikan modal usaha tani jagung berupa bibit, pupuk dan herbisida; aktivitas pemanfaatan lahan tidur untuk ditanami jagung oleh petani dilakukan setelah mereka menerima modal dari pemerintah (Dinas Pertanian) melalui kelompok tani mereka masing-masing; dan keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lahan tidur untuk ditanami jagung ini terus berlanjut walaupun pada priode tertentu mereka tidak menerima bantuan modal dari pemerintah (Dinas Pertanian). Pengaruh hasil penanaman jagung pada lahan tidur untuk penanggulangan kemiskinan yaitu meningkatnya hasil usahatani jagung yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan maupun bukan makanan, dan bertambahnya pengetahuan masyarakat serta kemampuan menerapkan teknologi usaha tani jagung pada lahan tidur.

Kata Kunci: Penanggulangan Kemiskinan, Masyarakat Petani, Gerakan Masyarakat





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK