ALASAN SISWA MEMBOLOS DAN PENANGANAN GURU BK DALAM MENGATASINYA (SUATU PENELITIAN PADA SMA NEGERI 1 TANAH JAMBO AYE ACEH UTARA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ALASAN SISWA MEMBOLOS DAN PENANGANAN GURU BK DALAM MENGATASINYA (SUATU PENELITIAN PADA SMA NEGERI 1 TANAH JAMBO AYE ACEH UTARA)


Pengarang

MASNARIMA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906104060018

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian yang berjudul “Alasan Siswa Membolos dan Penanganan Guru BK dalam Mengatasinya (Suatu Penelitian pada SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye Aceh Utara)” bertujuan untuk mengetahui apa saja alasan siswa membolos dan langkah penanganan yang dilakukan serta kendala yang dialami oleh guru BK dalam mengatasi masalah siswa yang membolos sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 12 orang siswa dan 1 orang guru BK. Sedangkan objek penelitian adalah alasan siswa membolos dan langkah penanganan guru BK dalam mengatasinya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa alasan siswa membolos antara lain adalah karena uang jajan yang berlebihan, ekonomi keluarga dan pagar sekolah yang rendah. Penanganan yang dilakukan oleh guru BK dalam mengatasi masalah siswa yang membolos antara lain yaitu identifikasi masalah siswa, diagnosis dan prognosis. Adapun kendala yang dialami oleh guru BK dalam mengatasi masalah siswa yang membolos di sekolah antara lain yaitu karena keterbatasan fasilitas ruang khusus BK, sehingga siswa merasa tidak nyaman dan leluasa mengemukakan permasalahan penyebab ia membolos. Orang tua siswa ada yang tidak kooperatif dan kurang bekerja sama dalam hal penyelesaian masalah anaknya yang membolos serta menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah saja. Selain itu, guru BK tidak dapat memberikan pelayanan secara maksimal karena keterbatasan fasilitas BK, sehingga masalahnya tidak tertangani secara efektif dan efisien. Oleh karena itu, diharapkan kepada pihak sekolah untuk menerapkan bentuk-bentuk sanksi yang tegas bagi siswa yang membolos. Guru BK juga diharapkan untuk lebih maksimal dalam hal penanganan kasus siswa membolos, sehingga kendala yang ada dapat diminimalisir demi terselesaikannya permasalahan siswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK