MOBILITAS SOSIAL PADA MASYARAKAT NELAYAN (STUDI DI KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH SELATAN) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

MOBILITAS SOSIAL PADA MASYARAKAT NELAYAN (STUDI DI KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH SELATAN)


Pengarang

Masna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1110101010022

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

305.513

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


MOBILITAS SOSIAL PADA MASYARAKAT NELAYAN
(Suatu Penelitian di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan).

Mobilitas sosial merupakan perpindahan dari suatu kelas sosial ke kelas sosial
lainnya yang terdiri dari dua tipe yaitu mobilitas sosial vertikal dan mobilitas
sosial horizontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk
mobilitas sosial yang terjadi pada masyarakat nelayan, apa fakator-faktor yang
mernpengaruhi terjadinya mobilitas sosial dan dampak mobilitas sosial pada
masyarakat nelayan di Kecamatan Sawang. Penelitian ini menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif dimana yang menjadi informan adalah
masyarakat atau keluarga nelayan. Untuk menganalisis penelitian, peneliti
menggunakan teori mobilitas sosial yang dikembangkan oleh Pitirim A.
Sorokin. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Bentuk-bentuk mobilitas yang
terjadi pada masyarakat nelayan yaitu buruh nelayan menjadi pemilik/toke boat,
anak-anak dari buruh nelayan sukses menjadi pns/dosen, buruh nelayan menikah
dengan anak toke/pemilik boat sehingga menjadi toke/pemilik boat, toke/pemilik boat
menjadi buruh nelayan, anak pns jadi buruh nelayan, nelayan pemilik boat tradisional
menjadi buruh di boat mesin orang lain. Faktor-faktor yang mempengaruhi mobilitas
sosial pada masyarakat nelayan yaitu faktur peng hambat dan faktor pendukung.
Faktor penghambat yaitu pendidikan yang rendah, kemiskinan. Faktor pendukung
yaitu punya minat sendiri, adanya dukungan dari keluarga, motivasi karena orang lain
sukses, diberikan modal usaha oleh mertua. Dampak-dampak dari mobilitas sosial
pada masyarakat nelayan di Sawang yaitu Dampak negatif yaitu berkurangnya
solidaritas di dalam masyarakat, timbulnya konflik karena terdapat perbadaan
pendapat, dan timbulnya gangguan psikologis akibat terjadinya mobilitas menurun.
Sedangkan yang berdampak positif yaitu: mendorong para nelayan di Sawang untuk
lebih maju dan mempercepat tingkat perubahan sosial kearah yang lebih baik. Saran
kepada masyarakat nelayan. kita sebagai manusia pasti berkeinginan untuk
mendapatkan peran dan status yang lebih tinggi dalam masyarakat. Namun hal ini
tidak dapat dicapai dengan mudah tanpa sebuah pengorbanan dan kerja keras. Oleh
sebab itu sebagai orang tua bersiaplah untuk mendukung anak-anaknya agar bisa
menjadi seseorang yang berguna dalam masyarakat dan dapat mencapai suatu status
yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Kata Kunci : Mobilitas, Masyarakat, Nelayan, Pedesaan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK