METODE PERHITUNGAN KELAYAKAN KREDIT MODAL KERJA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK. KANTOR CABANG PEMBANTU LAMBARO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

METODE PERHITUNGAN KELAYAKAN KREDIT MODAL KERJA PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK. KANTOR CABANG PEMBANTU LAMBARO


Pengarang

YULIDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1301002030060

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Keuangan dan Perbankan (D3) / PDDIKTI : 61406

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengertian kredit menurut Undang-Undang Perbankan Nomor 10 tahun 1998 adalah “penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga”.
Perhitungan kelayakan kredit dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu dengan metode WCTO dan RPC. WCTO yaitu rasio perputaran modal kerja, Modal kerja selalu dalam keadaan operasi atau berputar dalam perusahaan selama perusahaan yang bersangkutan dalam keadaan usaha, periode perputaran modal kerja dimulai dari saat dimana kas diinvestasikan dalam komponen-komponen modal kerja sampai dimana saat kembali menjadi kas, kita melihat berapa lama perputaran modal pada suatu usaha tersebut, dengan begitu dapat diketahui berapa banyak modal yang dibutuhkan untuk menutupi hutang dan piutang usaha tersebut sehingga usaha tersebut dapat berjalan.
Dan metode RPC (Repayment capacity) yaitu pembayaran kembali, bank harus menilai berapa lama perusahaan permohonan kredit dapat membayar kembali pinjamannya sesuai dengan kemampuan membayar kembali (repayment capacity) dan apakah kredit harus diangsur/dicicil/atau dilunasi sekaligus diakhir periode. Dalam perhitungan repayment capacity ini yaitu
kita melihat berapa jumlah angsuran yang mampu di cicil oleh nasabah perbulan. karena dengan metode RPC ini seorang nasabah perbulannya harus membayar angsuran pokok dan angsuran bunga. Supaya tidak terjadi kredit macet maka kita harus mengetahui kemampuan nasabah tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK