<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="21409">
 <titleInfo>
  <title>PROSES PEMULIHAN GARIS PANTAI PASCA TSUNAMI DI SEKITAR KOTA MEULABOH, INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aminullah Hidayat</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peristiwa Tsunami Tahun 2004 telah menyebabkan perubahan secara geografis pada&#13;
garis pantai di sekitar Kota Meulaboh dengan berubahnya letak garis pantai dari kondisi&#13;
sebelumnya bergeser ke arah daratan. Dalam sepuluh tahun terakhir ini beberapa&#13;
tindakan dilakukan untuk melindungi dan mempertahankan garis pantai, salah satunya&#13;
dengan membangun bangunan pengaman pantai. Tujuan penelitian antara lain meninjau&#13;
perubahan garis pantai akibat gelombang tsunami dan proses sediment transport dan&#13;
meninjau perubahan dan kinerja bangunan pelindung garis pantai. Penelitian dilakukan&#13;
terhadap proses sediment transport yang dikaji secara long shore di sepanjang pantai.&#13;
Besarnya pengaruh sediment transport pada bangunan pelindung garis pantai&#13;
mengindikasi bahwa proses littoral drift memiliki daya angkut yang cukup besar&#13;
sehingga dapat menyebabkan akresi dan penumpukan sedimen di kawasan tertentu.&#13;
Metodologi penelitian dilakukan dengan membagi wilayah tinjauan dalam 4 (empat)&#13;
bagian dan melakukan perhitungan gelombang berdasarkan fetch. Kemudian&#13;
dilanjutkan dengan perhitungan sediment transport dengan formula yang tersedia.&#13;
Perubahan garis pantai dianalisa dengan citra satelit Google Earth time series dan&#13;
melakukan tracking dengan alat GPS sepanjang pantai dan dibantu dengan digitasi&#13;
software ArcGIS. Dokumen teknis dan data bangunan pelindung pantai dapat diperoleh&#13;
dari instansi terkait. Wawancara dilakukan dengan cara in-depth interview dengan pihak&#13;
terkait dan masyarakat setempat. Hasil yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah&#13;
tersedianya informasi yang menjelaskan proses perubahan dan pemulihan garis pantai&#13;
yang akan disajikan dalam bentuk gambar dan hasil perhitungan. Hasil penelitian ini&#13;
dapat digunakan untuk dasar penentuan jenis konstruksi pengaman pantai dan&#13;
perencaaan tata ruang di kawasan pesisir terkait proses sediment transport.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Tsunami, Coastal Recovery, Longshore Sediment Transport, Kinerja&#13;
Bangunan Pantai.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>21409</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-05-03 12:26:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-05-03 12:29:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>