KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM (KHM) DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM (KBM) YOGHURT SUSU KAMBING TERHADAP PORPHYROMONAS GINGIVALIS (PENELITIAN IN VITRO) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KONSENTRASI HAMBAT MINIMUM (KHM) DAN KONSENTRASI BUNUH MINIMUM (KBM) YOGHURT SUSU KAMBING TERHADAP PORPHYROMONAS GINGIVALIS (PENELITIAN IN VITRO)


Pengarang

IFFAL NUZRIN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207101070102

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

615.53

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Porphyromonas gingivalis merupakan salah satu bakteri oportunistik rongga mulut yang merupakan agen penyebab periodontitis kronis. Perawatan periodontitis kronis meliputi perawatan untuk menghilangkan bakteri patogen seperti Porphyromonas gingivalis. Penggunaan probiotik seperti yoghurt dapat digunakan sebagai perawatan untuk mengeliminasi bakteri patogen karena mengandung bakteri asam laktat yang dapat mengendalikan pertumbuhan bakteri patogen. Susu kambing dapat digunakan sebagai bahan pembuatan yoghurt dengan kandungan nutrisi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) yoghurt susu kambing terhadap Porphyromonas gingivalis. Penelitian eksperimental laboratoris dengan desain posttest only control group ini menggunakan yoghurt susu kambing dengan konsentrasi 1%, 2%, 3%, 4%, dan 5%. Uji pengaruh yoghurt susu kambing terhadap Porphyromonas gingivalis dilakukan menggunakan metode dilusi dengan Standard Plate Count. Hasil analisis statistik dengan One way ANOVA menunjukkan nilai p=0,00 (p

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK