KINERJA PENYULUH PERTANIAN DALAM PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PALA DI KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KINERJA PENYULUH PERTANIAN DALAM PENANGANAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PALA DI KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

ANDRIAN NOFIANDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005102010079

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.16

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kabupaten Aceh Selatan memiliki potensi yang besar dalam sektor pertanian khususnya tanaman pala. Kecamatan Samadua merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan yang memiliki kebun pala yang luas, dengan luas lahan pala sebesar 1.592 Ha. Permasalahan yang sedang dihadapi petani pala di Kecamatan Samadua adalah hama dan penyakit yang menyerang tanaman pala mereka. Untuk itu diperlukan kinerja penyuluh pertanian yang baik dan berkelanjutan untuk menangani hama dan penyakit tanaman pala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja penyuluh pertanian dalam penanganan hama dan penyakit tanaman pala di Kecamatan Samadua, mengetahui kinerja penyuluh berdasarkan penilaian petani, dan mengetahui hubungan antara faktor: pengetahuan, keterampilan, motivasi, jarak tempat tinggal, dan fasilitas penyuluh dengan kinerja penyuluh pertanian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Untuk melihat hubungan antar variabel digunakan uji statistik “Rank Spearman Correllation (rs)”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja penyuluh pertanian termasuk dalam kategori kurang baik, kinerja penyuluh pertanian berdasarkan penilaian petani dalam kategori kurang baik, keterampilan dan motivasi penyuluh pertanian berhubungan positif nyata dengan kinerja penyuluh pertanian, sedangkan pengetahuan, jarak tempat tinggal dan fasilitas penyuluh pertanian berhubungan tidak nyata dengan kinerja penyuluh pertanian.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK