Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ASIMILASI MASYARAKAT ETNIS JAWA DAN MASYARAKAT LOKAL ACEH (Suatu Penelitian di Kecamatan Kuta Alam Kotamadya Banda Aceh)
Pengarang
Suci Fajarni - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0910101010008
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
303.482
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Asimilasi merupakan proses dalam sebuah masyarakat minoritas untuk mengidentifikasikan diri sebagai bagian dari masyarakat mayoritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana proses asimilasi yang terjadi sekaligus menganalisis faktor-faktor yang dapat menghambat dan mendukung asimilasi antara Etnis Jawa dan Masyarakat lokal Aceh yang berada di Kecamatan Kuta Alam Kotamadya Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Penetapan sampel menggunakan teknik stratified random sampling sebagai metode awal untuk menentukan jumlah keseluruhan sampel yang akan dipilih pada setiap lokasi penelitian, dan selanjutnya menggunakan teknik snowball sampling untuk dapat menentukan sampel yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asimilasi telah terjadi di Kecamatan Kuta Alam khususnya pada variabel kultural dan amalgamasi. Sedangkan pada variabel struktural proses asimilasi belum terjadi secara merata. Hal ini dikarenakan mayoritas Etnis Jawa lebih mementingkan pekerjaan dari pada kegiatan ataupun acara-acara sosial yang diadakan di gampong tempat mereka tinggal. Faktor pendorong terjadinya asimilasi adalah adanya kesamaan agama, penguasaan bahasa daerah, makanan, pakaian, serta faktor kemudahan akses pekerjaan dan pendidikan sehingga memungkinkan kedua kelompok masyarakat tersebut melakukan interaksi secara leluasa. Sedangkan faktor penghambat asimilasi dapat dilihat dari sikap apatis Etnis Jawa khususnya pada bidang partisipasi dalam kegiatan sosial dengan lebih mengutamakan pekerjaan. Kemampuan Etnis Jawa dalam berasimilasi dengan masyarakat lokal Aceh melalui variabel kultural, struktural, dan amalgamasi diharapkan mampu membina keserasian hidup bermasyarakat demi terciptanya persatuan dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional yang kokoh. Sebagai saran terhadap hasil penelitian, maka asimilasi harus lebih disosialisasikan secara sungguh-sungguh kepada seluruh lapisan masyarakat, baik melalui lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, maupun media massa sehingga proses pembauran antara Etnis Jawa dan masyarakat lokal Aceh menjadi semakin baik.
Kata kunci:
Asimilasi, Etnis Jawa, Masyarakat Lokal Aceh.
Tidak Tersedia Deskripsi
ASIMILASI ANTARA SUKU ANEUK JAMEE DENGAN SUKU KLUET (STUDI DI GAMPONG MEURSAK DAN JAMBOE PAPAN, KECAMATAN KLUET TENGAH, KABUPATEN ACEH SELATAN) (Abdus Satari, 2018)
ASIMILASI ETNIS JAWA DAN ACEH MELALUI PRANATA PERKAWINAN ( STUDI KASUS GAMPONG BLANG BINTANG KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA ) (Sekar Bella, 2024)
TRANSMIGRAN ETNIS JAWA DI KECAMATAN SINGKOHOR KABUPATEN ACEH SINGKIL (ANALISIS HISTORIS DI DESA LAE PINANG 1982 – 2022) (WARSINI, 2023)
ASIMILASI MASYARAKAT PENDATANG DENGAN MASYARAKAT LOKAL (ASIMILASI ETNIS TAMIANG DAN ETNIS BATAK DI DESA RANTAU PAUH, KECAMATAN RANTAU, KABUPATEN ACEH TAMIANG) (Mutia, 2018)
KEHIDUPAN SOSIAL MINORITAS ETNIS TIONGHOA ( STUDI PADA KOMUNITAS ETNIS TIONGHOA ACEH DI BANDA ACEH) (Fathun Qarib Agusni, 2018)