<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="21185">
 <titleInfo>
  <title>PERKEMBANGAN USAHA PEMBUATAN TAHU DI KOTA BANDA ACEH, 1993-2014</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SARA FADHILAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sesuai dengan judul yang di angkat “Perkembangan Usaha Pembuatan Tahu Di  Kota  Banda  Aceh,  1993-2014”  maka  yang  menjadi  tujuan  dalam  penelitian  ini adalah  (1)  ingin  mengetahui  perkembangan  usaha  pembuatan  Tahu  di  Kota  Banda Aceh, 1993-2014, (2) untuk mengetahui perkembangan produksi tahu di Kota Banda Aceh,  1993-2014  dan  (3)  untuk  mengetahui  faktor  internal  dan  eksternal  yang berpengaruh terhadap pengembangan industri kecil tahu di Kota Banda Aceh, 1993- 2014.  Dalam  penelitian  ini  digunakan  pendekatan  kualitatif  dengan  metode  sejarah. Untuk  mempermudah  mendapatkan  data  maka  digunakan  teknik  observasi, wawancara,  dokumentasi  dan  studi  pustaka.  Berdasarkan  hasil  penelitian  dapat diketahui  bahwa  (1)  Pabrik  industri  tahu  dikota  banda  aceh  umumnya  bersifat perseorangan atau kekeluargaan, usahanya mengalami kemajuan yang pesat tepatnya sebelum tragedi Tsunami di tahun 2004. (2) Untuk tingkat produksinya,  perusahaan Tahu di Kota Banda Aceh ini dari tahun 1997 hingga sekarang cenderung mengalami kenaikan,  Pada  bagian  produksi    usaha  Tahu  ini  cenderung  masih  berfokus  pada permintaan  dari  konsumen  dan  mitra  usaha,  dan  apabila  suatu  ketika  order  putus maka tidak dilakukan kegiatan produksi. (3) Terdapat dua faktor yang mempengaruhi perkembangan  usaha  tahu  di  Kota  Banda  Aceh  baik  yang  bersifat  internal  maupun eksternal.  faktor  internal  seperti:  komitmen  kebijakan,  sumber  daya  manusia, fasilitasi  pemerintah,  penyuluhan  dan  koordinasi  antar  sektoral.  Sedangkan  faktor eksternal  berupa  kondisi  perekonomian,  sosial  dan  budaya,  teknologi,  pemasok  dan konsumen. Dapat disimpulkan bahwa perkembangan usaha pembuatan tahu di Kota Banda  Aceh  mengalami  perkembangan  baik  dari  segi  pemasaran  maupun  dari  hasil produksi dan juga ada beberapa faktor internal dan faktor eksternal yang berpengaruh terhadap perkembangan  usaha pembuatan tahu di Kota Banda Aceh.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>21185</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-04-20 10:20:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-20 10:53:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>