<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="21109">
 <titleInfo>
  <title>USAHA KERAJINAN MENGHIAS SANGE DALAM MENAMBAH PENDAPATAN KELUARGA DI DESA LHONG CUT KECAMATAN BANDA RAYA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Irayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata kunci : usaha kerajinan menghias sange&#13;
&#13;
Penelitian yang berjudul “Usaha Kerajinan Menghias Sange dalam Menambah Pendapatan Keluarga di Desa Lhong Cut Kecamatan Banda Raya Banda Aceh”telah selesai dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik menghias kerajinan sange, bentuk-bentuk motif yang digunakan, kesesuaian warna benang, bahan dan hiasan serta kontribusi usaha kerajinan menghias sange terhadap pendapatan keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif, subjek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang perajin yang merupakan dari ibu rumah tangga. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Penyajian data secara deskriptif dengan memaparkan gambar dan penjelasan secara sistematis mengenai data-data yang diperoleh dalam penelitian, kemudian dianalisis secara narative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya teknik yang digunakan dalam menghias sange yaitu teknik sulam sulam manik (payet) dan teknik melekatkan benang. Proses menghias sange mulai dari menciplak pola, menggambarkan motif, pemasangan payet sesuai dengan motif, dan pemasangan renda pada pinggiran sange. Motif-motif yang digunakan  motif pintoe Aceh, pucuk reubong, bungong jeumpa, dan motif lainnya yang dikreasikan perajin. Kesesuaian warna terlihat pada paduan warna yang sesuai warna dasar kain yaitu bahan beledru. Kontribusi yang diperoleh dari usaha menghias sange dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga, dan digunakan untuk biaya pendidikan anak, serta keperluan pokok rumah tangga lainnya. Saran bagi perajin yang mengembangkan usaha kerajinan menghias sange agar keterampilan yang sudah dimiliki dapat ditingkatkan melalui kualitas dan kreatifitas yang dihasilkan sesuai dengan perkembangan zaman dan menciptakan kreasi-kreasi yang baru, serta kepada pemerintah Aceh agar dapat lebih memberi perhatian kepada usaha kerajinan menghias sange, yang telah ikut membantu dalam menciptakan lapangan kerja dan mengatasi pengangguran.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>21109</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-04-15 14:41:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-15 15:08:38</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>