PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL MATERI PERBANDINGAN DENGAN MODEL AUDITORY INTELECTUALLY REPETITION DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL MATERI PERBANDINGAN DENGAN MODEL AUDITORY INTELECTUALLY REPETITION DI SMP NEGERI 6 BANDA ACEH


Pengarang

Siti Sarah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106103020052

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata kunci : model pembelajaran AIR, kemampuan menyelesaikan masalah
kontekstual, materi perbandingan
Pelaksanaan pendidikan matematika saat ini berpedoman pada kurikulum
2013. Salah satu tuntutan di kurikulum 2013 adalah siswa mampu menyelesaikan
masalah. Kenyataannya, siswa masih kesulitan menyelesaikan masalah kontekstual.
Kesulitan siswa tidak hanya dalam bahasa yang menyangkut interpretasi suatu
kalimat. Namun, kesulitan dalam model matematika yang memiliki makna terkait
dengan suatu masalah. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan guru
untuk melatih siswa menyelesaikan masalah adalah model pembelajaran Auditory
Intellectually Repetition (AIR). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
tingkat kemampuan siswa menyelesaikan masalah kontekstual dengan penerapan
model pembelajaran AIR pada materi perbandingan di SMP Negeri 6 Banda Aceh.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui pendekatan
kuantitatif, dengan jenis penelitian Pre Experimental Design. Disain yang digunakan
adalah One Group Pretest-Postest Design. Populasi data penelitian ini adalah seluruh
siswa kelas VII SMP Negeri 6 Banda Aceh, sedangkan sampelnya seluruh siswa
kelas VII
2
dengan banyak siswa 26 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pretest
dan protest. Setelah seluruh data diperoleh, lalu dianalisis dengan uji t secara
berpasangan pada taraf signifikan (?) = 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 25. Dari
perhitungan tersebut t
hitung
> ttabel
(7,06 > 2,05). Oleh karena itu dapatlah disimpulkan
bahwa model pembelajaran AIR dapat meningkatkan kemampuan menyelesaikan
masalah kontekstual siswa pada materi perbandingan di SMP Negeri 6 Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK