PERTUMBUHAN PENDUDUK KOTA BLANGPIDIE PASCA PEMEKARAN WILAYAH 2002-2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERTUMBUHAN PENDUDUK KOTA BLANGPIDIE PASCA PEMEKARAN WILAYAH 2002-2013


Pengarang

AINAL MARDHIAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1106101020013

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci: Pertumbuhan, Penduduk, Kota Blangpidie
Penelitian tentang “Pertumbuhan Penduduk Kota Blangpidie Pasca pemekaran Wilayah 2002-2013” ini bertujuan untuk mengetahui; (1) pertumbuhan penduduk di Kota Blangpidie pasca pemekaran wilayah 2002-2013, (2) untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk Kota Blangpidie pasca pemekaran wilayah 2002-2013, (3) untuk mengetahui dampak apa saja yang mempengaruhi pertubuhan penduduk Kota Blangpidie pasca pemekaran wilayah 2002-2013, (4) untuk mengetahui bagaimana perserbaran penduduk di Kota Blangpidie dari tahun 2002-2013, (5) untuk mengetahui upaya pemerintah dalam menangani masalah penduduk kota Blangpidie. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif sedangkan untuk jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian sejarah yang terdiri dari pemilihan tema, heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Kota Blangpidie mengalami peningkatan pertumbuhan penduduk pasca pemekaran wilayah 2002-2013. Pertumbuhan penduduk Kota Blangpidie pada periode 2002-2006 rata-rata mencapai 1,04%. Sedangkan pada periode 2007-2013 rata-rata mencapai 3,48%, dengan adanya faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk yaitu fertilitas, mortalitas dan mobilitas penduduk. Dampak pertumbuhan penduduk di Kota Blangpidie tidak berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi masyarakat dimana masyarakat kota Blangpidie tidak hanya bergantung pada PNS tetapi juga perdagangan, pertanian dan jasa usaha seperti; hotel dan rumah makan. Upaya pemerintah Blangpidie dalam menangani penduduk dengan cara membangun sarana prasarana (kesehatan dan pendidikan) dan bantuan dalam bidang ekonomi (pemberian modal dan bantuan bibit padi bagi tani).


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK