KEARIFAN LOKALDALAM KUMPULAN DONGENG ISLAMI MENAKJUBKANKARYA BEBY HARYANTI DEWI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEARIFAN LOKALDALAM KUMPULAN DONGENG ISLAMI MENAKJUBKANKARYA BEBY HARYANTI DEWI


Pengarang

Tri Hartutik - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200100002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Hartutik, Tri. 2015. Kearifan Lokal dalam Kumpulan Dongeng Islami Menakjubkan
karya Beby Haryanti Dewi. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan
Bahasa dan Sastra Indonesia, Program Pasca Sarjana Universitas Syiah
Kuala. Pembimbing (1) Dr. Wildan, M.Pd (2) Dr. Rajab Bahry, M.Pd

Penelitian yang berjudul “Kearifan Lokal dalam Kumpulan Dongeng Islami
Menakjubkan karya Beby Haryanti Dewi” ini mengangkat masalah bagaimanakah
wujuddan fungsi kearifan lokal yang ada dalam karya Beby Haryanti Dewi yang
berjudul Kumpulan Dongeng Islami Menakjubkan. Penelitian ini bertujuan
mendeskripsikan wujud dan fungsi kearifan lokal dalam Kumpulan Dongeng Islami
Menakjubkan karya Beby Haryanti Dewi. Pendekatan yang digunakan adalah
deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dalam
Kumpulan Dongeng Islami Menakjubkan berbentuk (1) nilai-nilai moral dan etika,
(2) sistem kemasyarakatan, (3) pemertahanan adat dan tradisi, (4) pemilihan jodoh,
(5) peralatan dan perlengkapan hidup manusia sehari-hari, (6) gelar kehormatan,
(7) sistem religi, (8) kepercayaan/ mitos, (9) nama tempat, (10) penggunaan istilah,
(11) makanan, (12) tanaman, (13) Pahlawan, (14) tanda-tanda alam. Adapun fungsi
kearifan lokal yang ditemukan dalam penelitian ini adalah (1) bermakna moral dan
etika, (2) mempertahankan sistem musyawarah, nilai keadilan, tolong menolong, dan
kerja keras, (3) mempertahankan nilai tradisi dan adat istiadat, (4) mewujudkan
keluarga yang baik, (5) mempertahankan peralatan dan perlengkapan tradisional,
(6) mempertahankan penggunaan gelar kehormatan, (7) mempertahakan nilai-nilai
religious, (8) mempertahankan nilai tradisi dan mitos, (9) memperkenalkan tempat-
tempat wisata, (10) mempertahankan penggunaan istilah dan sapaan Islami,
(11) memperkenalkan makanan tradisi, (12) memperkenalkan tanaman khas daerah
tertentu, (13) melestarikan sejarah perjuangan dan menghargai jasa pahlawan, (14)
menguatkan kepercayaan akan tanda-tanda alam.

Kata kunci : kearifan lokal, wujud kearifan lokal, fungsi kearifan lokal, dongeng

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK