EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR DI RUANG RAWAT INAP BEDAH JEUMPA IV BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EFEKTIFITAS TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR DI RUANG RAWAT INAP BEDAH JEUMPA IV BADAN LAYANAN UMUM DAERAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013


Pengarang

irmaida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101020009

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Keperawatan., 2013

Bahasa

Indonesia

No Classification

615.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas tulang yang umumnya disebabkan oleh tekanan dan kebanyakan diakibatkan kecelakaan lalulintas sehingga sebagian besar pasien harus melakukan operasi. Nyeri menjadi masalah utama yang dirasakan pasien post operasi fraktur. Hal ini menimbulkan gangguan bagi pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari serta menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk melihat keefektifan terapi musik terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur. Jenis penelitian adalah quasi experiment. Desain penelitian one group pretest-posttest melalui metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 pasien post operasi fraktur. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara dan menggunakan numeric rating scale. Analisa data menggunakan uji t-dependent (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas intensitas nyeri pasien sebelum dilakukan terapi musik religi adalah nyeri berat (7-9) sebanyak 53,3% (x ?=6,40 SD=1,868) dan setelah dilakukan terapi musik religi intensitas nyeri tertinggi adalah nyeri ringan (1-3) sebanyak 46,7% (x ?=3,53 SD=2,080). Hasil uji paired sample t-test diperoleh nilai p=0,000 < ?=0,05, sehingga terapi musik religi efektif menurunkan intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur di Ruang Rawat Inap Bedah Jeumpa IV Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Saran dari hasil penelitian untuk pihak rumah sakit hendaknya perawat sebagai pemberi layanan keperawatan untuk dapat menggunakan terapi musik ini sebagai salah satu tindakan non farmakologis dalam mengatasi nyeri post operasi.


Kata kunci : Intensitas Nyeri, Terapi Musik Religi, Post Operasi Fraktur
Daftar bacaan : 23 buku + 5 skripsi + 6 jurnal + 2 internet (1996-2012)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK