<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20785">
 <titleInfo>
  <title>EVOLUSI PERAMBATAN GELOMBANG DISPERSIF BENJAMIN-BONA-MAHONY DAN APLIKASINYA PADA PEMBANGKITAN GELOMBANG EKSTRIM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vera Halfiani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Matematika</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Persamaan Benjamin-Bona-Mahony (BBM) dan persamaan Korteweg-de&#13;
Vries eksak dibangun sebagai revisi terhadap persamaan Korteweg-de Vries (KdV)&#13;
yang memiliki kelemahan dalam memodelkan gelombang yang memiliki bilangan&#13;
gelombang yang besar. Perbedaan mendasar dari persamaan-persamaan ini terletak&#13;
pada relasi dispersi yang mempengaruhi kecepatan fase dan grup. Penelitian menggunakan&#13;
KdV eksak dalam pembangkitan gelombang ekstrim di laboratorium telah&#13;
banyak dilakukan. Didapatkan bahwa apabila dipilih solusi berbentuk periodik,&#13;
gelombang KdV eksak memiliki selubung yang berevolusi memenuhi persamaan&#13;
Nonlinear Schrodinger (NLS) dan solusi eksak Soliton on Finite Background-nya&#13;
(SFB) memiliki karakter ketidakstabilan modulasi (Benjamin-Feir) yang menyebabkan&#13;
kenaikan amplitudo dalam perambatannya. Fenomena serupa juga terjadi&#13;
dalam kasus sinyal gelombang bikromatik. Namun, ketinggian Maximal Temporal&#13;
Amplitude (MTA) dari gelombang ini belum mampu menyamai ketinggian gelombang&#13;
yang dibangun dari persamaan Lengkap Laplace yang jauh lebih tinggi walaupun&#13;
posisi maksimum kedua gelombang sesuai. Oleh karena itu, bentuk evolusi&#13;
gelombang selubung dari gelombang BBM menarik untuk dikaji. Selubung dari&#13;
gelombang periodik BBM diturunkan dengan menggunakan metode multiple scale&#13;
dan memilih transformasi fast-to-slow variable yang dapat mengeliminasi suku&#13;
resonansi dalam solusi deret pangkat asimptotik hingga orde ketiga. Diperoleh bahwa&#13;
selubung grup gelombang BBM memenuhi persamaan NLS. Dari solusi eksak&#13;
SFB ditemukan fenomena kesingularan fase dan self-focusing yang mengakibatkan&#13;
munculnya fenomena gelombang ekstrim. Kenaikan amplitudo ini dapat mencapai&#13;
faktor tiga kali lebih besar dibandingkan amplitudo awalnya. Faktor ini bergantung&#13;
pada nilai frekuensi modulasi, semakin kecil frekuensi modulasi semakin&#13;
besar Faktor Amplifikasi Amplitudonya (FAA). Pemilihan nilai parameter bilangan&#13;
gelombang dan frekuensi modulasi mempengaruhi posisi MTA maksimum gelombang.&#13;
Namun, nilai parameter amplitudo awal, bilangan gelombang, dan frekuensi&#13;
modulasi yang sama terhadap gelombang BBM dan KdV eksak menghasilkan posisi&#13;
MTA maksimum yang berbeda walaupun ketinggian maksimum dari MTA kedua&#13;
gelombang ini sama.&#13;
Kata kunci : Persamaan BBM, persamaan KdV, metode multiple scale, persamaan&#13;
NLS, SFB, ketidakstabilan modulasi, kesingularan fase, FAA, MTA, gelombang&#13;
ekstrim.</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICAL MODELS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WAVE THEORIES-MODERN PHYSICS</topic>
 </subject>
 <classification>511.8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20785</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-04-01 10:53:28</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-05-04 15:20:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>