<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20758">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS MIKROSKOPIK JUMLAH MAKROFAG TIKUS DENGAN PERIODONTITIS KRONIS SETELAH PEMBERIAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Melati Hayatul Husni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nama	: Melati Hayatul Husni&#13;
Program Studi	: Pendidikan Dokter Gigi&#13;
Fakultas	: Kedokteran Gigi&#13;
Judul	:	Analisis Mikroskopik Jumlah Makrofag pada Tikus dengan Periodontitis Kronis setelah Pemberian Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubra) &#13;
&#13;
Periodontitis kronis adalah penyakit inflamasi yang ditandai dengan rusaknya jaringan ikat dan tulang yang menyangga gigi. Proses inflamasi melibatkan peran pembuluh darah dan sel inflamasi salah satunya yaitu makrofag. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubra) merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubra) memiliki efek antiinflamasi yang dapat menekan inflamasi akut maupun kronis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan jumlah makrofag pada masing-masing kelompok tikus putih setelah dilakukan manipulasi periodontitis dan pemberian ekstrak jahe merah (50% dan 100%), metronidazole (kelompok kontrol positif) dan akuades (kelompok kontrol negatif). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan desain post-test only control group menggunakan sampel sebanyak 12 ekor tikus putih galur Wistar jantan. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung jumlah makrofag pada setiap preparat histopatologi tikus putih. Data hasil uji dianalisis dengan one way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada masing-masing kelompok (P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20758</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-31 13:57:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-09 15:11:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>