Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
FASILITATOR FERMENTASI DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP KUALITAS BIJI KAKAO
Pengarang
Baihaqi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200190002
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Prog.Studi Magister Agroekoteknologi., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fasilitator
fermentasi dan suhu pengeringan terhadap kualitas biji kakao serta interaksi antara
kedua faktor yang diteliti. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD Balai Benih
Hortikultura Saree, Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar,
Laboratorium Penyakit Tanaman dan Laboratorium Analisis Pangan Fakultas
Pertanian Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini berlangsung dari bulan Agustus
sampai dengan Oktober 2015. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini
adalah biakan murni Saccharomyces cerevisiae sebanyak 108 cfu/kg biji kakao.
Biakan ini diperoleh dari Laboratorium Hayati Institut Teknologi Bandung.
Penelitian ini menggunakan kakao dengan umur 5 – 6 bulan sejak berbunga, jenis
lindak yang diperoleh dari desa Geuleudieng Kecamatan Padang Tiji, daun
pisang, aquadest, air bersih, tissue, kertas saring, kapas-wool, kertas label, plastik
klim, larutan NaOH 0,1 N, indicator PP, buffer pH 7, dietil eter, larutan pepton
0,1%, kloramfenikol, asam sorbat, sikloheksamida, dan media PDA. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Faktorial 3 x 3 dengan 3
ulangan, faktor yang dicobakan adalah : Faktor Fermentasi (F) dengan taraf terdiri
dari = F0 : Fermentasi Alami, F1: Fermentasi dengan penambahan Saccharomyces
serivisiae pada hari ke -0, F2 : Fermentasi dengan penambahan Saccharomyces
serivisiae pada hari ke -1. Faktor Suhu Pengeringan (T) dengan taraf terdiri dari =
T0 : Pengeringan matahari, T1: Pengeringan oven suhu 50oC, T2: Pengeringan
oven suhu 60oC. Peubah yang diamati yaitu : Koloni khamir, suhu fermentasi,
derajat keasaman (pH), kadar air, uji belah (cut tes), kadar lemak dan total asam
biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitator fermentasi mempengaruhi
laju fermentasi dan kualitas biji kakao, sedangkan suhu pengeringan
mempengaruhi kualitas biji kakao. Interaksi antara fasilitator fermentasi dan suhu
pengeringan dapat menurun kadar air biji, total asam biji dan meningkatkan kadar
lemak biji kakao.
Kata kunci : Saccharomyces cerevisiae, fermentasi, suhu pengeringan, temperatur
dan kakao
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PENAMBAHAN STARTER DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP KUALITAS BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) PADA SKALA LABORATORIUM (Dian Satria, 2016)
ANALISIS KANDUNGAN MIKROORGANISME PADA RAGI PASAR DAN POTENSINYA SEBAGAI STARTER FERMENTASI BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Faimin, 2016)
APLIKASI STARTER (RAGI) UNTUK MEMPERBAIKI KUALITAS FERMENTASI BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) DI TINGKAT PETANI (Irfan Fauzi Sembiring, 2016)
PENGARUH WARNA BUAH KAKAO DAN KETINGGIAN TEMPAT TUMBUH TERHADAP KUALITAS HASIL FERMENTASI KAKAO DI ACEH (Faisal Hatta, 2016)
KAJIAN FERMENTASI DAN SUHU PENGERINGAN PADA MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L) (Harir Fauzi, 2024)