<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20710">
 <titleInfo>
  <title>IMPLEMENTASI ALGORITMA ANT COLONY SYSTEM PADA OPTIMALISASI PENDISTRIBUSIAN KORAN DI WILAYAH BANDA ACEH (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>DISTRIBUSI KORAN SERAMBI INDONESIA)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riska Mulyana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Algoritma Ant Colony System merupakan salah satu algoritma Ant Colony Optimization yang memiliki performa lebih baik daripada algoritma lain dalam penyelesaian kasus Travelling Salesman Problem. Algoritma Ant Colony System hanya membutuhkan waktu simulasi rute yang sedikit untuk menemukan rute terbaik dibandingkan algoritma lainnya. Penelitian ini menerapkan Algoritma Ant Colony System pada penentuan tur optimal distribusi koran Serambi Indonesia. Penelitian ini mengambil salah seorang agen untuk dijadikan objek penelitian. Berdasarkan hasil wawancara, agen tersebut menentukan rute tur berdasakan intuisi dengan jarak tempuh 40,3 km. Dari hasil perhitungan menggunakan Algoritma Ant Colony System diperoleh rute tur optimal dengan jarak tempuh 30,1 km. Sehingga, perbandingan selisih kedua tur tersebut adalah 10,2 km, dimana jarak tempuh yang diperoleh dari Algoritma Ant Colony System lebih minimum. Tur optimal tersebut menghemat 0,51 liter bahan bakar untuk sekali distribusi. Hasil optimal yang diperoleh dari Algoritma Ant Colony System sangat tergantung dari jumlah iterasi perhitungan yang digunakan. Pada permasalahan ini, nilai tur optimal dicapai pada iterasi ke-301 dari 1.000 iterasi yang dilakukan. Namun dikarenakan Algoritma Ant Colony System merupakan metode metaheuristik, maka hasil yang diperoleh merupakan hasil yang mendekati optimal.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Ant Colony System, distribusi, optimal&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20710</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-30 20:05:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-04-01 14:26:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>