<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20666">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI PROTEIN HEWANI DENGAN STATUS GIZI ANAK 1-5 TAHUN DI KECAMATAN BAITURRAHMAN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AZRINA ARIF HARAHAP</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Usia  balita  1-5  tahun  merupakan  kelompok  rawan  gizi  yang  rentan  terkena malnutrisi.  Konsumsi  makanan  terutama  energi  dan  protein  sangat  berpengaruh terhadap  status  gizi.  Protein  hewani  merupakan  sumber  protein  yang  sangat  baik karena  mengandung  asam  amino  essensial  yang  lengkap  sehingga  sangat membantu  untuk  mencapai  status  gizi  yang  baik.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk menganalisis hubungan konsumsi protein hewani dengan status gizi anak usia 1-5 tahun  di  kecamatan  Baiturrahman  Banda  Aceh.  Penelitian  ini  merupakan penelitian  analitik  observasional  dengan  rancangan  cross-sectional.  Sampel berjumlah  102  anak  usia  1-5  tahun  dengan  pengambilan  sampel  menggunakan accidental  sampling.  Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  wawancara menggunakan  kuesioner.  Data  asupan  zat  gizi  diperoleh  dengan  wawancara menggunakan metode Dietary History. Data mengenai frekuensi konsumsi protein hewani  diperoleh  dengan  wawancara  menggunakan  Food  Frequency Questionnaire (FFQ). Analisis data menggunakan uji Fisher Exact. Penelitian ini mendapatkan  hasil  bahwa  tidak  terdapat  hubungan  yang  bermakna  antara konsumsi  protein  hewani  dengan  status  gizi  anak  usia  1-5  tahun  dengan  nilai p=0.116. Kesimpulan:  tidak  terdapat  hubungan  yang  bermakna  antara  konsumsi  protein hewani dengan status gizi anak 1-5 tahun. Kata kunci: balita, konsumsi protein hewani, status gizi</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20666</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-30 11:44:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-31 12:09:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>