<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20535">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENYEBAB KEMISKINAN DI ANGOLA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M.R SATRIA WARDHANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Angola merupakan sebuah negara yang memiliki kelimpahan sumber daya alam &#13;
yang sangat besar, minyak dan berlian merupakan komoditas utama  Angola. Namun &#13;
perjalanan negara tersebut  tidaklah mudah. Penjajahan selama 400 tahun, &#13;
dilanjutkan dengan perang sipil yang mematikan selama 27 tahun menga kibatkan &#13;
kehancuran sendi kehidupan masyarakat Angola. Namun seiring dengan perdamaian &#13;
pada tahun 2002 serta  meningkatnya harga minyak dunia pada  masa itu,  mendorong &#13;
pertumbuhan ekonomi Angola sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi &#13;
tercepat di dunia. Angola  saat ini merupakan produsen minyak  kedua  terbesar di &#13;
Afrika. Namun dibalik kelimpahan sumber daya alam dan pertumbuhan ekonomi &#13;
yang meningkat, permasalahan kemiskinan masih menjadi dilemma terbesar bagi &#13;
masyarakat Angola, persentase kemiskinan masih berada pada level 54%. &#13;
Adapun penelitian ini  bertujuan untuk  mengetahui faktor-faktor yang &#13;
menyebabkan mayoritas masyarakat Angola hidup dibawah garis kemiskinan serta &#13;
mengetahui kebijakan apa saja yang  diambil oleh pemerintah  untuk  mengurangi&#13;
kemiskinan di Angola.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. &#13;
Penelitian  ini bersifat kajian pustaka, dimana seluruh data yang digunakan pada &#13;
penelitian ini menggunakan data  sekunder, yang meliputi buku, buku elektronik, &#13;
skripsi, thesis, artikel, jurnal dan berbagai  berita  yang memiliki hubungan dengan &#13;
penelitian ini. &#13;
Hasil penelitian  menunjukan bahwasanya faktor-faktor yang menyebabkan &#13;
mengapa mayoritas masyarakat Angola  hidup di bawah garis kemiskinan adalah &#13;
akibat dari ketidakmerataannya  pembagian hasil kekayaan yang dimiliki negara &#13;
tersebut.  Kebijakan pengurangan kemiskinan  dan peningkatan kesejahteraan &#13;
masyarakat,  sejatinya sudah ada namun  dalam implementasinya oleh pemerintah &#13;
Angola masih lemah.&#13;
Pada akhirnya peneliti berharap dalam upaya pemberantasan kemiskinan &#13;
tersebut,  pemerintah Angola dapat mendistribusikan kekayaan hasil minyak secara &#13;
menyeluruh, memperbaiki kualitas SDM  lokal dengan cara meningkatkan  alokasi &#13;
dana untuk sektor pendidikan dan kesehatan serta membuka lapangan  kerja yang &#13;
luas bagi masyarakat asli Angola.&#13;
Kata Kunci:  Angola, Kelimpahan SDA, Kemiskinan dan Kebijakan &#13;
Pemerintah.&#13;
M.R SATRIA WARDHANA,&#13;
2016&#13;
ANALISIS PENYEBAB KEMISKINAN DI ANGOLA&#13;
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik &#13;
Universitas Syiah Kuala &#13;
(xi,75), pp., bibl., app. &#13;
(Prof. Dr. Adwani, SH, M.Hum.)</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-29 11:01:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-29 14:31:28</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>