<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20303">
 <titleInfo>
  <title>KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TENGAH DALAM MENJAGA KESTABILAN HARGA KOPI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MULTAZAM SUPI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kopi telah menjadi identitas yang mendunia bagi Kabupaten Aceh Tengah dan merupakan salah satu mata pencaharian utama masyarakat petani. Tidak stabilnya harga kopi memberi dampak buruk bagi kesejahteraan petani kopi. Kebijakan tepat dari pemerintah sangat dibutuhkan agar dapat menjaga kestabilan harga serta menunjang kualitas dan produksi kopi di Aceh Tengah&#13;
	Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan pemerintah  Kabupaten Aceh Tengah dalam menjaga kestabilan harga kopi, untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan menjaga kestabilan harga kopi, untuk mengetahui solusi yang dapat dilakukan pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam menjaga kestabilan harga kopi.&#13;
	Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Studi lapangan untuk memperoleh data primer yang dilakukan dengan cara wawancara. Sedangkan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder berdasarkan buku-buku dan bacaan terkait. &#13;
	Hasil penelitian ini mejelaskan bahwa keseriusan Pemerintah Aceh Tengah dalam menjaga kestabilan harga kopi sudah nampak jelas dari kebijakan dan program-program yang dilahirkan untuk membatu masyarakat petani kopi, kemudian kendala yang dihadapi pemerintah Aceh Tengah pada saat menerapkan kebijakan antara lain, adanya pihak yang memainkan harga kopi, keterbatasan alat uji mutu kopi. Sosialisasi yang tidak merata juga menjadi kendala pemerintah Aceh Tengah dalam menerapkan kebijakan menyebabkan pelaksaan kebijakan dan program-program tidak merata.&#13;
	Kesimpulan menunjukkan bahwa, pemerintah Aceh Tengah sudah menunnjukkan keseriusan dan perhatian yang cukup dalam menerapkan kebijakan menjaga kestabilan harga kopi, yang menjadi hambatannya adalah tidak adanya tindak lanjut dari pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan. Solusinya, kepada Pemerintah Aceh Tengah agar lebih serius dalam menjaga kestabilan harga kopi, salah satu caranya adalah serius dalam menjaga kualitas kopi dan mengantisipasi pihak yang memainkan harga kopi.&#13;
Kata Kunci : Kestabilan harga kopi, Kabupaten Aceh Tengah.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20303</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-23 15:16:15</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-24 11:30:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>