PERILAKU BERJUDI PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN BEUTONG KABUPATEN NAGAN RAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERILAKU BERJUDI PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN BEUTONG KABUPATEN NAGAN RAYA


Pengarang

David Oktaviansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1110101010085

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Perjudian adalah suatu kegiatan yang melibatkan elemen resiko, yaitu kemungkinan terjadinya suatu kerugiandalam suatu permainan dengan harapan memperoleh kemenangan atau keuntungan. Apa yang dipertaruhkan dapat saja berupa uang, barang berharga, makanan, dan lain-lain yang dianggap memiliki nilai. Perjudian merupakan suatu aktivitas yang dilakukan oleh beberapa kelompokmasyarakat di Kecamatan Beutong. Perilaku tersebut dilakukan di berbagai tempat dan kondisi yaitu perjudian di malam khanduri, perjudian di hutan, perjudian di warung kopi dan perjudian di rumah pelaku dengan alat judi berupa domino dan kartu. Kasus perjudian dari tahun 2012 sampai dengan 2014 semakin meningkat, yaitu dengan total 135 pelaku dari 9 kasus. Oleh karena itu menarik untuk di teliti lebih lanjut tentang perjudian di Kecamatan Beutong.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman dan pemaknaan perjudian bagi masyarakat di Kecamatan Beutongdan untuk mengetahui apa upaya yang di lakukan pemerintah dalam mengurangi aktivitas perjudian di Kecamatan Beutong. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori Behaviouristik dan teori Interaksionisme Simbolik. Pemahaman masyarakat Beutong tentang judi adalah perjudian merupakan suatu aktivitas yang tidak merugikan orang lain, dan merupakan sebuah ketrampilan (skill) untuk memperoleh uang maupun kesenangan semata. hal tersebut didukung oleh faktor- faktor yang menyebabkan perjudian di Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya ialah faktor keluarga, pendidikan, lingkungan, dan faktor ekonomi. Sedangkan upaya dari pemerintah tingkat Gampong dan tingkat Kecamatan dalam mengurangi maraknya perjudian di Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya ialah menjalin kerja sama antara pihak kepolisian dan aparatur gampong dengan saling memberi informasi terkait aktivitas berjudi masyarakat Beutong, serta menegakkan peraturan Gampong tentang larangan berjudi dengan tujuan agar mengurangi maraknya perjudian yang terjadi di kecamatan Beutong.
Kata Kunci :Perilaku Berjudi, Masyarakat,Gampong.
?
ABSTRACT

Gambling is an activity that involves an element of risk, ie the probability of occurrence of a loss in a game in the hope of victory or advantage. What is at stake may be in the form of money, valuables, food, and others who are considered to have value. Gambling is an activity carried out by several groups of people in the District Beutong. Such behavior is done in various places and conditions that gambling in the evening khanduri, gambling in the forest, in a coffee shop gambling and gambling in his house with a gambling tool in the form of dominoes and cards. Gambling cases from 2012 to 2014 increased, with a total of 135 perpetrators of the 9 cases. It is therefore interesting to investigate further about gambling in the District Beutong. The purpose of this study was to determine the understanding and meaning of gambling for the people in the District Beutong and to know what the government's efforts will be undertaken to reduce the activity of gambling in the District Beutong. This type of research used in this research is descriptive qualitative. The theory used is Behaviouristik theory and the theory of Symbolic interactionism. Beutong community understanding about gambling is gambling is an activity that does not harm others, and is a skill (skill) to obtain money or sheer pleasure. it is supported by factors that lead to gambling in the District Beutong Nagan Raya is a factor family, education, environmental, and economic factors. While the efforts of the government Desa level and district level in reducing the proliferation of gambling in the District Beutong Nagan Raya is to establish cooperation between the police and apparatus village with exchanging information related to the activity of gambling community Beutong, and enforce regulations Desa on the prohibition of gambling with the aim to reduce rampant gambling that occurred in the district Beutong.
Keywords: Gambling Behavior, Society, Desa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK