<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2017">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh Penggunaan Bahan Pengisi Kemasan Terhadap Perubahan Fisik Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Selama Transportasi.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MASPIANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>MASPIANDA 0705106010064. Pengaruh Penggunaan Bahan Pengisi Kemasan Terhadap Perubahan Fisik Buah Naga (Hylocereus polyrhizus) Selama Transportasi. Dibawah bimbingan Bambang Sukarno Putra, S.TP., M.Si. sebagai pembimbing utama dan Yusmanizar, ST., MP. sebagai pembimbing anggota.&#13;
&#13;
RINGKASAN&#13;
&#13;
Penanganan pasca panen buah naga di daerah Aceh pada saat ini masih di lakukan dengan cara yang kurang baik. Biasanya petani buah naga menjual buahnya langsung di kebun, dan pengemasan serta pengangkutan  yang dilakukan bervariasi. Hal ini karena pembeli yang melakukan pengemasan dan pengangkutan langsung di kebun buah naga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan pengisi kemasan terhadap mutu fisik buah naga selama transportasi .&#13;
 Parameter yang dianalisis dalam penelitian ini adalah: kerusakan fisik (memar, luka, pecah), kekerasan, susut bobot, total padatan terlarut, temperatur, dan uji organoleptik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok   faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor yang diamati meliputi bahan pengisi kemasan dan jenis kendaraan. Data hasil pengamatan dianalisa dengan Sidik Ragam atau ANOVA (Analysis Of Variance). Jika interaksi keduanya berbeda nyata maka dilanjutkan dengan Uji Duncan 5%. Pengolahan data menggunakan stigmastat 3.5.&#13;
Hasil penelitian menggunakan  alat transportasi  minibus L-300 pick up dengan perlakuan bahan pengisi kemasan styrofoam lebih baik dibandingkan dengan perlakuan yang menggunakan bahan pengisi kemasan  kontrol, koran maupun karton. Dengan nilai kerusakan fisik sebesar 11,11 %, kekerasan 1,52 kg/cm2, susut bobot 0,06%, total padatan terlarut 19,03 obrix, hasil uji organoleptik terhadap warna dengan skor 5,03(amat suka) dan pada  rasa diperoleh skor 5,01 (amat suka).&#13;
&#13;
&#13;
	&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURAL EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>631.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>2017</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-10-23 13:05:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-09-18 09:42:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>