<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20128">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI KARAKTER MORFOLOGI, PERTUMBUHAN DAN HASIL DARI BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L) DI DATARAN MENENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ana Elfia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) termasuk dalam kelompok pangan lokal yang mempunyai potensi tinggi jika dikembangkan karena mengandung karbohidrat. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi karakter morfologi, pertumbuhan dan hasil dari beberapa klon ubi jalar. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan STPP Saree Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh mulai bulan Mei s/d Oktober 2015. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok non faktorial. Faktor yang diamati adalah jenis klon dengan 12 taraf klon. Peubah yang diamati meliputi 2 aspek yaitu aspek morfologi dan aspek agronomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan morfologi dari 12 klon ubi jalar terhadap tipe pertumbuhan, batang, daun, bunga dan umbi. Bentuk permukaan bunga menunjukkan perbedaan sedangkan warna dan bentuk secara keseluruhan sama. Klon CIP 1945, ANTIN-1, CIP W86P dan Lokal Saree Oranye memiliki umbi yang berwarna oranye. Klon CIP WHI-5 menghasilkan umbi terbanyak dibandingkan dengan 11 klon lainnya. Klon yang memiliki pertumbuhan dan hasil terbaik adalah CIP 204. Variasi genetik luas terdapat pada peubah persentase tumbuh, vigoritas sulur, jumlah cabang 56 HST, berat berangkasan kering, berat umbi segar, berat umbi kering angin dan jumlah umbi persampel. Sedangkan variasi genetik sempit terdapat pada peubah jumlah cabang 28 HST, panjang sulur 28 dan 56 HST dan berat berangkasan basah.Kata Kunci: Ubi Jalar, Klon, Morfologi</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20128</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-21 11:56:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-21 12:13:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>