<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="20072">
 <titleInfo>
  <title>EFEKTIVITAS EKSTRAK LIDAH BUAYA (ALOE VERA) DALAM MEREDUKSI FORMALIN PADA CUMI-CUMI (LOLIGO INDICA) ASIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Irma Haryani </namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata kunci: Lidah buaya (Aloe vera), cumi- cumi (Loligo indica), Formalin&#13;
&#13;
Penelitian yang berjudul “Efektivitas Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) dalam Mereduksi Kadar Formalin Pada Cumi-Cumi (Loligo indica) Asin” telah dilakukan pada Agustus – Januari 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian  ekstrak  lidah buaya dalam mereduksi kadar formalin pada cumi-cumi asin dan mengetahui karakteristik organoleptik cumi-cumi asin setelah diberikan ekstrak lidah buaya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P0(0% ekstrak lidah buaya), P1(10% ekstrak lidah buaya), P2(20% ekstrak lidah buaya), dan P3(30% ekstrak lidah buaya) dengan waktu perendaman 60 menit. Analisis data dilakukan dengan Analisis Varian (ANAVA) pada taraf signifikan ?=0,05, dan dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian diperoleh rata-rata kandungan formalin sebelum diberikan ekstrak lidah buaya adalah sebesar ( P0:3,65 mg/L, P1: 4,08 mg/L, P2:4,09 mg/L, P3:3,96 mg/L) dan sesudah diberikan ekstrak lidah buaya sebesar (P0:2,75 mg/L, P1:2,58 mg/L, P2:1,63 mg/L, P3:2,82 mg/L. Berdasarkan uji Anava didapatkan bahwa terdapat pengaruh yang berbeda nyata (p ? 0.05) pemberian ekstrak lidah buaya dalam mereduksi kadar formalin pada cumi-cumi asin. Dapat disimpulkan bahwa konsentrasi yang paling efektif untuk menurunkan kadar formalin pada cumi-cumi asin adalah pada konsentrasi ekstrak lidah buaya sebanyak 20% ekstrak lidah buaya. Pemberian ekstrak lidah buaya juga memberi pengaruh terhadap kualitas cumi-cumi asin dari segi rasa warna, aroma dan tekstur.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>20072</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-19 09:49:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-21 09:44:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>