Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENERAPAN KODE HAMMING PADA SISTEM KOMUNIKASI KOOPERATIF MENGGUNAKAN PROTOKOL QUANTIZE-AND-FORWARD (QF)
Pengarang
Rony Kurnia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1104105010034
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sistem komunikasi kooperatif merupakan suatu metode untuk mengurangi pengaruh fading pada kanal komunikasi nirkabel. Salah satu protokol yang umum digunakan pada sistem kooperatif adalah Quantize-and-Forward (QF). Pada protokol QF, sinyal informasi yang diterima oleh relay akan dilakukan proses kuantisasi sebelum diteruskan ke tujuan. Namun demikian, sistem komunikasi kooperatif tidak luput dari kesalahan data yang disebabkan oleh berbagai jenis gangguan. Untuk itu, penerapan teknik pengkodean kanal untuk mengurangi kesalahan data yang dikirimkan adalah sangat penting. Penelitian ini menerapkan kode Hamming (7, 4) dan (15, 11) sebagai teknik pengkodean kanal pada jaringan komunikasi kooperatif protokol QF, dimana akan dilakukan analisis kinerja berdasarkan Bit Error Rate (BER) dan Signal to Noise Ratio (SNR) yang didapat dari simulasi komputer. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada saat SNR rendah penerapan kedua kode Hamming tersebut pada jaringan direct memiliki kinerja lebih buruk dibandingkan dengan jaringan tanpa pengkodean (uncoded), tetapi ketika SNR mulai meningkat kinerja yang didapat menjadi semakin lebih baik. Selanjutnya pada jaringan kooperatif QF kinerja yang dihasilkan dari penerapan kedua kode tersebut lebih baik dibandingkan pada jaringan direct yang mengalami pengaruh fading. Selain itu, penggunaan modulasi QPSK pada jaringan kooperatif QF kinerja yang didapat lebih baik dari modulasi BPSK. Hasil perbandingan dari penerapan kedua kode tersebut didapat bahwa kinerja penerapan kode Hamming (7, 4) pada jaringan kooperatif QF lebih baik dari penerapan kode Hamming (15, 11).
Kata kunci: Sistem Komunikasi Kooperatif, Kode Hamming (7, 4), Kode Hamming (15, 11), Modulasi BPSK, Quantize-and-Forward (QF).
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KINERJA JARINGAN KOOPERATIF MULTI-HOP RELAY BERBASIS PROTOKOL AMPLIFY-QUANTIZE AND FORWARD ( AQF). (Alfian, 2016)
PERBANDINGAN SECRECY OUTAGE PROBABILITY (SOP) DARI PROTOKOL-PROTOKOL RELAY UNTUK KOMUNIKASI DEVICE TO DEVICE (D2D) MENGGUNAKAN METODE RELAY SELECTION (Nurul Maulida Fitri, 2022)
EFISIENSI ENERGI SISTEM KOMUNIKASI KOOPERATIF DENGAN PROTOKOL QUANTIZE AND FORWARD (QF) MENGGUNAKAN STRATEGI PEMILIHAN RELAY (Fityanul Akhyar, 2017)
PENGARUH JARAK MULTI RELAY TERHADAP KINERJA SISTEM KOMUNIKASI KOOPERATIF MENGGUNAKAN PROTOKOL AF DAN DF (Nurul Maulida Fitri, 2016)
PERBANDINGAN PERFORMANSI TWO-WAY COOPERATIVE WLAN MENGGUNAKAN NON-ORTHOGONAL DAN ORTHOGONAL AMPLIFY AND FORWARD (Kurnia Rizki, 2017)