<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19994">
 <titleInfo>
  <title>OUTCOME PASIEN HIRSCHSPRUNG’S DISEASE DI BAGIAN BEDAH RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2011-2012</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Setyadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hirschsprung’s disease  adalah suatu penyakit yang ditandai dengan tidak&#13;
adanya sel ganglion pada pleksus myenterik dan submukosa. Penyakit ini&#13;
ditangani dengan tindakan operatif. Dari hasil operasi tersebut akan didapatkan&#13;
outcome pasien dengan hasil baik atau dengan komplikasi. Tujuan penelitian ini&#13;
adalah untuk mendeskripsikan hal-hal yang berkaitan dengan outcome pasien&#13;
Hirschsprung’s disease. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan&#13;
pendekatan retrospektif yang dilakukan pada pasien Hirschsprung’s disease di&#13;
Bagian Bedah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh yang&#13;
ditangani dengan tindakan operasi pada periode 2011-2012 kemudian dihubungi&#13;
via telepon dengan mengajukan beberapa pertanyaan (skor 10-14 baik, skor 5-9&#13;
sedang dan skor 0-4 buruk). Reponden berjumlah 17 yang akan dianalisis&#13;
menggunakan tabel distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Dari hasil penelitian&#13;
didapatkan outcome terbanyak adalah sedang 58,82%, usia pasien pada kelompok&#13;
usia 0-1 bulan 35,29%, jenis kelamin laki-laki sebanyak 64,71%, manifestasi&#13;
klinis distensi abdomen sebanyak 88,24%, letak kelainan rektosigmoid sebanyak&#13;
94,12%, tanpa penyakit penyerta sebanyak 70,59%, tindakan operasi definitif&#13;
Transanal Endorectal Pull-through (TEPT) sebanyak 70,59%, tanpa komplikasi&#13;
sebanyak 70,59% dan status gizi normal sebanyak 82,35%. Dari keseluruhan&#13;
dapat disimpulkan outcome yang terbanyak dengan kategori sedang, usia&#13;
terbanyak pada kelompok usia 0-1 bulan, jenis kelamin terbanyak pada laki-laki,&#13;
manifestasi terbanyak pada distensi abdomen, letak kelainan terbanyak pada&#13;
rektosigmoid, penyakit penyerta dan komplikasi terbanyak tidak ditemukan,&#13;
tindakan operasi definitif yang terbanyak TEPT dan status gizi terbanyak normal. &#13;
&#13;
Kata kunci: outcome, tindakan operasi definitif, komplikasi</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19994</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-17 10:33:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-17 11:05:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>