<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19921">
 <titleInfo>
  <title>PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN PERES (OSTEOCHILUS VITTATUS) PADA RANSUM HARIAN YANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUR ASMA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menetapkan  jumlah  ransum  harian  yang  optimal terhadap  pertumbuhan  dan  kelangsungan  hidup  benih  ikan  peres  (Osteochilus vittatus). Pakan uji yang digunakan adalah pakan komersil yang mengandung protein 48%  dengan  perlakuan  jumlah  ransum  harian  yaitu  3%,  4%,  5%,  6%,  7%,  8%  dan 9% dari  bobot tubuh perhari.  Akuarium  yang digunakan dalam penelitian 45x45x35 padat tebar ikan 20 ekor/akuarium. Benih yang digunakan berukuran rerata panjang 1 cm,  dan  berat  0,066  g.  Rancangan  percobaan  yang  digunakan  adalah  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 3 kali ulangan, pakan diberikan 3 kali sehari  pada  pukul  08:00,  12:00,  17:00  WIB  selama  60  hari.  Hasil  uji  ANOVA menunjukkan  bahwa  jumlah  pemberian  ransum  harian  yang  berbeda  berpengaruh nyata  (P0,05)  terhadap  kelangsungan  hidup  dan hepatosomatk indeks. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan tertinggi dijumpai pada  ransum  8%,  hepatosomatik  indeks  dan  kelangsungan  hidup  tertinggi  pada ransum harian 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada jumlah ransum harian  yang optimal untuk benih  ikan peres (O. vittatus) adalah 8% bobot tubuh per hari.   Kata Kunci : Ransum harian, pertumbuhan, kelangsungan hidup, ikan peres,               (Osteochilus vittatus).</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19921</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-15 09:54:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-15 10:22:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>