<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="19866">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN HASIL SPIROMETRI PENDERITA ASMA DEWASA MUDA DENGAN PENDERITA ASMA USIA LANJUT DI POLI PARU RSUDZA KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desi Ratnasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Asma merupakan inflamasi saluran napas kronis yang melibatkan berbagai sel imun. Di Indonesia, prevalensi gejala asma mengalami peningkatan dari 4,2% menjadi 5,4% atau sekitar 11 juta orang, dan asma merupakan 10 besar penyebab kesakitan dan kematian. Di Aceh, persentase asma merupakan persentase terkecil dibanding provinsi lain yaitu 0,09%. Asma dapat terjadi pada anak-anak, dewasa muda, dewasa pertengahan maupun usia lanjut. Derajat kekambuhan asma dapat dilihat secara objektif berdasarkan penilaian fungsi paru yaitu spirometri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil spirometri pada penderita asma dewasa muda dan penderita asma usia lanjut di Poli Paru RSUDZA Kota Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Peneliti membagi 2 kelompok, yaitu penderita asma dewasa muda dan penderita asma usia lanjut. Kemudian melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan serta pengukuran spirometri (VC, FVC, dan FEV1). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji homogenitas, uji normalitas dilanjutkan dengan uji parametrik (uji-t) dan uji nonparametrik (mann-whitney test). Hasil penelitian mengenai perbedaan hasil spirometri pada penderita asma dewasa muda dan penderita asma usia lanjut didapatkan nilai pVC: 0,000 (p</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>19866</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-03-10 13:00:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-03-10 14:59:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>