Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH JANTHO NOMOR 193/PDT.G/2012/MS-JTH TENTANG PEMBAGIAN HARTA BERSAMA
Pengarang
CUT NURUL HUSNA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1103101010126
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
CUT NURUL HUSNA
2015
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH
SYAR’IYAH JANTHO NOMOR 193/Pdt.G/2012/MS-Jth
TENTANG PEMBAGIAN HARTA BERSAMA
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
(v,51)pp, bibl, app
Muzakkir Abubakar,S.H., S.U.,
Pasal 36 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan
menyatakan bahwa “mengenai harta bersama, suami isteri dapat bertindak atas
persetujuan kedua belah pihak” dan dalam Pasal 93 ayat (2) KHI disebutkan
“pertanggung jawaban utang yang dilakukan untuk kepentingan keluarga dib ebankan
kepada harta bersama”. Harta benda yang diperoleh selama perkawinan merupakan
harta bersama, yang termasuk harta bersama adalah benda berwujud dan tidak
berwujud meliputi semua aktiva dan passiva yang diperoleh suami isteri selama
dalam perkawinan, termasuk modal, bunga dan juga hutang. Harta bersama dalam
perkawinan antara kedua belah pihak dibagi masing-masing setengah (1/2) bagian,
namun mengenai hutang-hutang selama perkawinan tidak dijadikan sebagai hutang
bersama, tetapi hutang tersebut dibebankan kepada salah satu pihak saja yaitu pihak
tergugat sebagaimana terjadi dalam putusan Nomor 193/Pdt.G/2012/MS -Jth tentang
pembagian harta bersama.
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pertimbangan
majelis hakim Mahkamah Syar’iyah Jantho dalam putusan nomor
193/Pdt.G/2012/MS-Jth tentang pembagian harta bersama,pelaksanaan putusan yang
tepat untuk gugatan harta bersama , dan hambatan yang dihadapi Mahkamah
Syar’iyah dalam pelaksanaan putusan tentang harta bersama.
Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat normatif dan merupakan
penelitian studi kasus terhadap putusan Mahkamah Syar’iyah Jantho Nomor
193/Pdt.G/2012/Ms-Jth tentang Pembagian Harta Bersama. Pengumpulan data
dilakukan melalui studi kepustakaan, peraturan perundang-undangan, putusan
Mahkamah Syar’iyah serta wawancara dengan hakim dan panitera untuk
memperkuat analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam
memutuskan perkara Nomor 193/PdT.G/2012/MS-Jthadalah harta bersama yang
berada dalam kekuasaan tergugat, maka tergugat dihukum untuk menyerahkan
kepada penggugat seperdua (1/2) hak bagian penggugat dan harta bersama tersebut
dengan ketentuan bila tidak dapat dibagi secara riil/natura maka dapat
diperhitungkan dengan sejumlah uang atau dibagi hasil penjualan/lelang dan
mengenai hutang-hutang yang seharusnya ditanggung bersama oleh kedua belah
pihak ditolak oleh Majelis Hakim karena tidak ada persetujuan pihak lain.
Pelaksanaan putusan tentang pembagian harta bersama terhadap perkara nomor
193/Pdt.G/2012/MS-Jth adalah eksekusi yang dilaksanakan dengan cara
pengosongan lahan atau pembongkaran suatu bangunan. Hambatan yang dihadapi
Mahkamah Syar’iyah dalam melaksanakan putusan adalah: pelaksanaan eksekusi
terhalang karena objek perkara telah berpindah ta ngan kepada pihak lain, bahkan
telah diterbitkan sertifikat atas nama pihak ketiga di atas tanah objek perkara.
Disarankansebaiknya hakim menjadikan hutang-hutang selama perkawinan
menjadi hutang bersama karena hutang-hutang tersebut merupakan hutang yang
tujuannya untuk kepentingan keluarga dan seharusnya penanggung jawabannya
dibebankan bersama.Hakim seharusnya dapat mempertimbangkan kembali terhadap
pengabulan putusan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH SIGLI NOMOR 59/PDT.G/2013/MS-SGI TENTANG SENGKETA HARTA BERSAMA. (Nova Ramadhani. S, 2017)
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HARTA BERSAMA PASCA PERCERAIAN TERHADAP BEKAS SUAMI YANG SAKIT MENTAL (STUDI PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH KOTA LANGSA) (Shintya Netria Putri, 2022)
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH LHOKSUKON NOMOR 43/PDT.G/2011/MS-LSK TENTANG PENERAPAN ASAS NEBIS IN IDEM (T. Nanda Aditya Munandar, 2016)
JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH SYAR'IYAH JANTHO NOMOR 23/JN/2023/MS.JTH (TASYA NABILA, 2024)
PENYELESAIAN PERKARA FARAID MELALUI MEDIASI (STUDI PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH JANTHO) (SITI FAUZIANI, 2016)