PENGARUH PENGGUNAAN MODUL KESEHATAN REPRODUKSI PADA SITUASI DARURAT BENCANA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA PRODI D-III KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PENGGUNAAN MODUL KESEHATAN REPRODUKSI PADA SITUASI DARURAT BENCANA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA PRODI D-III KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES ACEH


Pengarang

mutia yacob - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200140012

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

363.34

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH PENGGUNAAN MODUL KESEHATAN REPRODUKSI
PADA SITUASI DARURAT BENCANA TERHADAP
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP
MAHASISWA PRODI D-III KEBIDANAN
POLTEKKES KEMENKES ACEH


ABSTRAK


Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana dan tidak dapat diperkirakan kapan terjadinya. Untuk meminimalisir kerugian yang ditimbulkan akibat bencana maka perlu dilakukan fase persiapan menghadapi bencana, diantaranya pendidikan dan pelatihan penduduk untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap mereka tentang kesehatan reproduksi dalam situasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul kesehatan reproduksi pada situasi darurat bencana terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap mahasiswa Prodi D-III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh dalam menghadapi bencana. Penelitian Quasi exsperiment dengan menggunakan rancangan one group pretes posttest design terhadap 78 mahasiswa TK II Prodi D-III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan responden sebelum intervensi adalah 11,73 dan sesudah intervensi meningkat menjadi 16,3. Nilai rata-rata sikap responden sebelum intervensi adalah 31,44 dan sesudah intervensi meningkat menjadi 34,00. Hasil uji Paired Sampel T Tes didapatkan P value = 0,0001 artinya ada perbedaan yang significan pengetahuan dan sikap responden sebelum dan sesudah intervensi. Maka kepada Direktur dan Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh disarankan agar dapat menyediakan Poliklinik Khusus Kebencanaan di kampus dan selalu mengevaluasi penggunaan modul pembelajaran kesehatan reproduksi kebencanaan agar pemberian informasi dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa.
Kata Kunci : Modul Kesehatan Reproduksi, Situasi Darurat Bencana, Pengetahuan, Sikap.




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK