Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
FITOREMEDIASI LOGAM KROM (CR) MENGGUNAKAN TUMBUHAN KIAMBANG (PISTIA STRATIOTES)
Pengarang
Isratul Izzah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0906103010014
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Fitoremediasi merupakan salah satu metode penanganan area yang tercemar
dengan menggunakan tanaman. Salah satu tanaman yang dapat berpotensi sebagai
agen fitoremediasi pencemaran logam krom adalah kiambang (Pistia stratiotes).
Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat penurunan konsentrasi krom pada
berbagai konsentrasi larutan krom dan pengaruh logam krom terhadap kandungan
klorofil. Jenis penelitian adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap
dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati antara lain kadar krom
pada tanaman yang didapatkan dari selisih konsentrasi larutan krom sebelum dan
setelah perlakuan. Selain itu, parameter yang diamati adalah kandungan klorofil dan
penampakan morfologi tanaman setelah perlakuan. Data mengenai kadar krom dan
kandungan klorofil pada tanaman dianalisis dengan ANAVA yang diikuti dengan uji
lanjut Duncan pada tingkat kepercayaan 0,05. Hubungan kadar krom dengan
kandungan klorofil dianalisis dengan uji korelasi dan regresi linier. Hasil analisis
menunjukkan peningkatan penyerapan krom sejalan dengan pertambahan konsentrasi
larutan krom. Penyerapan tertinggi terdapat pada larutan P4 dengan konsentrasi 375
ppm yaitu sebanyak 78 ppm. Hasil ANAVA larutan krom diperoleh nilai Fhitung >
Ftabel (93,18 > 3,32) yang menunjukkan adanya pengaruh perlakuan larutan krom
terhadap kemampuan akumulasi krom oleh tanaman Pistia stratiotes. Uji lanjut
(Duncan) menunjukkan perbedaan yang nyata diantara perlakuan. Kandungan
klorofil juga ikut berkurang seiring peningkatan penyerapan krom pada tanaman.
Kandungan klorofil terendah ditunjukkan oleh P1 dan P4 yaitu masing-masing
sebanyak 6,7 dan 7 mg/L. Hasil ANAVA kandungan klorofil diperoleh nilai Fhitung >
FTabel (12,4 > 3,48) yang menunjukkan adanya pengaruh perlakuan larutan krom
terhadap kandungan klorofil. Uji lanjut (Duncan) menunjukkan perbedaan yang
nyata pula diantara perlakuan, khususnya P2 dibandingkan dengan perlakuanperlakuan
yang lain. Sedangkan di antara P1 dan P4 tak terdapat perbedaan yang
nyata, namun keduanya memiliki perbedaan terhadap P3 dan P0. Analisis korelasi
menunjukkan hubungan penyerapan kadar krom dan kandungan klorofil pada
tanaman sangat kuat, signifikan, dan tidak searah ( r = -1). Simpulan yang diperoleh
dari penelitian ini adalah tanaman kiambang dapat dijadikan sebagai agen
fitoremediasi logam krom. Logam krom dapat menurunkan kadar klorofil pada
kiambang.
Tidak Tersedia Deskripsi
EFEKTIVITAS TANAMAN AIR (LEMNA MINOR L. DAN PISTIA STRATIOTES L.) DALAM MENURUNKAN NILAI COD BOD DAN TDS DARI BERBAGAI TINGKAT KONSENTRASI LIMBAH RUMAH SAKIT (CUT PAH NURUL ASIAH, 2021)
NETRALISASI AIR ASAM TAMBANG DENGAN MELALUI INTEGRASI FITOREMEDIASI DRAINASE SIMULASI DAN PENGUJIAN LAPISAN JALAN HAULING BERBASIS FLY ASH BOTTOM ASH MENGGUNAKAN TUMBUHAN MELATI AIR (ECHINODORUS PALEAFOLIUS) (Ilham Bielhaq Marican, 2025)
ANALISIS VEGETASI FITOREMEDIASI DI TPA KAMPUNG JAWA, BANDA ACEH (Nurul Hayati, 2017)
EFEKTIVITAS FITOREMEDIASI GENJER (LIMNOCHARIS FLAVA) DALAM LIMBAH CAIR AMONIA PT PUPUK ISKANDAR MUDA (Dian Arlianty, 2016)
ANALISIS KANDUNGAN TIMBAL (PB) PADA TUMBUHAN YANG BERPOTENSI SEBAGAI FITOREMEDIASI DI KAWASAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) GAMPONG JAWA, KOTA BANDA ACEH (Arvi Amalia, 2024)