PERKEMBANGAN DAYAH DARUL HUDA GAMPONG KRUENG LINGKA LUENG ANGEN KECAMATAN LANGKAHAN KABUPATEN ACEH UTARA, 1972-2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERKEMBANGAN DAYAH DARUL HUDA GAMPONG KRUENG LINGKA LUENG ANGEN KECAMATAN LANGKAHAN KABUPATEN ACEH UTARA, 1972-2014


Pengarang

RAIDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1006101020021

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci : Perkembangan, Dayah, Darul Huda.
Sesuai dengan judul yang diangkat yaitu “Perkembangan Dayah Darul Huda
Gampong Krueng Lingka Lueng Angen Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh
Utara, 1972-2014” maka tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui sejarah
berdirinya Dayah Darul Huda, (2) mengetahui perkembangan Dayah Darul Huda dan
(3) mengetahui faktor-faktor yang menghambat perkembangan Dayah Darul Huda.
Dalam penulisan skripsi ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan metode
penelitian sejarah, yang terdiri dari empat prosedur kerja yaitu, mengumpulkan
sumber (heuristik), kritik sumber (Verifikasi), Penafsiran (Interpretasi) dan Penulisan
Sejarah (Historiografi). Dalam pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara
(interviuw), penelitian lapangan (field research), kepustakaan (library research) dan
studi dokumentasi. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa: (1)
Dayah Darul Huda Lueng Angen didirikan oleh Teungku Muhammad Daud Ahmad,
pada tanggal 27 April 1972 yang dibantu oleh tokoh-tokoh masyarakat. (2) Dayah
Darul Huda mengalami perkembangan, baik dari segi pembangunan, jumlah santri,
jumlah tenaga pengajar dan dalam sistem pendidikan. (3) Perkembangan Dayah
Darul Huda ini dihambat oleh faktor internal seperti dana operasional dayah,
terbatasnya berbagai fasilitas, kurangnya tenaga pengajar yang profesional dan lain-lain. Sedangkan faktor eksternal berupa kurang dukungan dari pemerintah,
masyarakat setempat, orang tua santri dan lain-lain.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK