Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENENTUAN LOCUS DELICTI DALAM TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA ONLINE (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM DIREKTORAT RESERSE KRIMINAL KHUSUS KEPOLISIAN DAERAH ACEH)
Pengarang
aldi kurniadi maada - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1003101020160
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
345.025 6
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Aldi Kurniadi Mada,
2016
Mahfud, S.H., LLM.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 27 ayat (3) menjelaskan bahwa “setiap orang dengan sengaja tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”, dalam kasus tindak pidana pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media online, dalam penyelesaian perkaranya terjadi kekeliruan penentuan kompetensi relatif untuk penyelesaian perkara pencemaran nama baik melalui media online oleh Unit Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan cara menentukan locus delicti dalam tindak pidana pencemaran nama baik melalui media online dan kendala-kendala yang dihadapi oleh penyidik dalam menentukan locus delicti dalam tindak pidana pencemaran nama baik melalui media online.
Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian ini dilakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan menghasilkan data sekunder yaitu dengan mempelajari buku, teori, perundang-undangan serta tulisan ilmiah. Penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer, dengan melakukan wawancara dengan responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata cara penentuan locus delicti yang diterapkan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh seperti proses pengumpulan alat bukti, penyidikan nya berlangsung lama karena minimnya tenaga ahli di bidang IT. Kendala-kendala yang dihadapi oleh penyidik dalam menentukan locus delicti meliputi terbatasnya alat bukti, kurangnya pendidikan dan pelatihan khusus di bidang IT terkait kejahatan mayantara bagi penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh.
Disarankan untuk Unit Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh agar memahami lebih lanjut tata cara penentuan locus delicti terhadap tindak pidana dunia maya, khususnya tindak pidana pencemaran nama baik melalui media online dan diadakannya pendidikan dan pelatihan khusus di bidang IT untuk memberantas kejahatan mayantara.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK DI MEDIA SOSIAL MELALUI KEADILAN RESTORATIF (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN DAERAH ACEH) (FAHRUL YUNALDI HASIBUAN, 2025)
LOCUS OF CONTROL INTERNAL DAN STRES KERJA PADA POLISI RESERSE KRIMINAL POLDA ACEH (Layyina Hafna, 2017)
TINDAK PIDANA PENADAHAN YANG DIADILI BUKAN DI TEMPAT TERJADINYA TINDAK PIDANA (LOCUS DELICTI) (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Dian Astara, 2020)
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA ELEKTRONIK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Karza Marliansyah, 2025)
REFORMULASI KETENTUAN PIDANA PADA TINDAK PIDANA PENCEMARAN NAMA BAIK MELALUI MEDIA ONLINE DALAM PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI (RAHMAT FADLI, 2018)